Pencarian

Maling Gasak Kotak Sesari Pura Dalem Segening Klungkung, Prajuru Sempat Tunda Pencarian karena Hari Sudah Larut

Jumat, 19 Juni 2026 • 21:21:01 WIB
Maling Gasak Kotak Sesari Pura Dalem Segening Klungkung, Prajuru Sempat Tunda Pencarian karena Hari Sudah Larut
Kotak sesari Pura Dalem Segening Klungkung ditemukan terkunci tanpa uang di dalamnya.

KLUNGKUNG — Peristiwa ini baru diketahui pada Kamis (18/6/2026) sekitar pukul 08.30 Wita oleh saksi Anak Agung Bagus Suteja. Sehari sebelumnya, Rabu (17/6/2026), salah seorang prajuru pura, Anak Agung Ngurah Sucipta, berniat memindahkan uang dari kotak sesari usai persembahyangan serangkaian Hari Raya Galungan. Rencananya, uang tersebut akan diserahkan kepada bendahara pura sebagai bentuk antisipasi, mengingat pengempon pura sudah dua kali kehilangan kotak sesari.

Kronologi: Kotak Ditemukan di Luar Pura dalam Keadaan Terkunci

Rencana pemindahan uang itu belum sempat dilakukan. Sekitar pukul 21.00 Wita, Ngurah Sucipta mendapat informasi dari saksi bahwa kotak sesari sudah raib dari tempat penyimpanan. Karena hari sudah larut malam, prajuru pura memutuskan menunda pencarian hingga keesokan harinya.

Kamis pagi pukul 06.00 Wita, Ngurah Sucipta bersama Bagus Suteja akhirnya mencari dan menemukan kotak sesari tersebut di luar area pura, tepat di sebelah tembok penyengker. Kondisinya mengejutkan: gembok masih dalam keadaan terkunci, tetapi uang di dalamnya sudah raib.

Polisi: Pelaku Kenal Lingkungan Pura dan Manfaatkan Kelengahan

Atas temuan itu, Ngurah Sucipta melaporkan kejadian tersebut ke Polres Klungkung. Aparat kepolisian menduga pelaku memanfaatkan kepercayaan dan mengetahui situasi lingkungan Pura Dalem Segening, serta memanfaatkan kelengahan pengawasan di sekitar lokasi.

Kasi Humas Polres Klungkung Iptu I Dewa Komang Alit Purnawibawa, Jumat (19/6/2026), menyampaikan bahwa Satuan Reskrimum tengah melakukan penyelidikan. “Kami juga menghimbauan kepada warga agar selalu waspada dan berhati-hati untuk mengantisipasi kejadian tersebut berulang. Penting untuk mengadakan pakemitan atau ronda,” kata Alit Purnawibawa.

Kronologi Pencurian di Pura Klungkung: Prajuru Gagal Antisipasi meski Sudah Dua Kali Kehilangan

Kasus ini menjadi catatan penting bagi pengempon pura di Klungkung. Meski prajuru sudah berniat mengamankan uang sesari dengan memindahkannya lebih awal, jeda waktu antara rencana dan eksekusi justru dimanfaatkan pelaku. Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan korban untuk mengungkap terduga pelaku.

Bagikan
Sumber: wartabalionline.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks