JEC Bali Gelar Operasi Katarak Gratis untuk 101 Pasien di Denpasar Sepanjang Oktober-Desember 2026

Penulis: Candra Setiabudi  •  Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:31:31 WIB
Klinik Utama Mata JEC Bali menggelar operasi katarak gratis bagi 101 pasien di Denpasar pada Oktober–Desember 2026.

DENPASAR — Klinik Utama Mata JEC BALI @ Denpasar membuka layanan operasi katarak tanpa biaya bagi masyarakat Bali sebagai bagian dari peringatan World Sight Day 2026. Kegiatan ini juga menandai 101 tahun kelahiran Pandji Wisaksana, pendiri Gerakan Matahati. Pelaksanaannya melibatkan kolaborasi dengan Gerakan Matahati, Lions Eye Bank Jakarta (LEBJ), dan Lions Club Indonesia.

Program sosial ini menjangkau 101 pasien di seluruh jaringan JEC selama Oktober–Desember 2026. Target itu sekaligus menopang upaya Gerakan Matahati memfasilitasi 1.010 operasi katarak gratis hingga akhir tahun. Tema yang diusung, "Love Your Eyes", diarahkan pada perluasan akses layanan kesehatan mata berkualitas bagi warga yang membutuhkan.

Bali Catat Prevalensi Kebutaan 2,0% pada Warga Usia 50 Tahun ke Atas

Survei Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB) mencatat prevalensi kebutaan di Bali pada penduduk usia 50 tahun ke atas mencapai 2,0%. Katarak menjadi penyebab utama sekitar 78,0% kasus. Data Kementerian Kesehatan RI sepanjang 2025 memperkirakan 600–650 ribu kasus kebutaan akibat katarak secara nasional, dengan katarak menyumbang 81,2% dari total angka kebutaan pada kelompok usia senior.

Senior Direktur Pengembangan dan Pendidikan JEC Eye Hospitals and Clinics, Prof. Dr. Tjahjono D. Gondhowiarjo, SpM(K), PhD, menekankan bahwa perluasan akses sosial tetap harus mengedepankan mutu pelayanan medis.

"Bagi kami, memperluas akses berarti membantu masyarakat memperoleh penanganan yang dibutuhkan dengan standar pelayanan yang tetap terjaga," ujarnya.

Pasien dalam program sosial menjalani pemeriksaan, tindakan sesuai indikasi medis, dan pemantauan pascaoperasi sebagai satu rangkaian layanan. Menurut Prof. Tjahjono, komitmen itu telah dijalankan secara berkelanjutan melalui lebih dari 4.000 operasi katarak tanpa biaya.

Layanan Lengkap dari Kornea hingga Terapi Mata Kering

Operasi berlangsung di Klinik Utama Mata JEC BALI @ Denpasar, Jalan Teuku Umar Barat No. 170. Fasilitas ini didukung dokter spesialis mata, teknologi bedah modern, serta layanan komprehensif. Selain katarak, klinik melayani kornea dan bedah refraktif, vitreoretina, glaukoma, okuloplasti, kesehatan mata anak, hingga terapi mata kering (Dry Eye).

Kepala Klinik Utama Mata JEC BALI @ Denpasar, Dr. Luh Putu Intan Kartika Chandra Dewi, M.Biomed, SpM, menyatakan teknologi canggih dan pemeriksaan menyeluruh menjadi fondasi penentuan teknik operasi serta pemilihan lensa tanam yang tepat bagi tiap pasien.

"Harapannya, mereka dapat kembali bekerja, beraktivitas secara mandiri, dan menikmati waktu bersama keluarga dengan lebih nyaman," kata Dr. Luh Putu Intan.

Ekspansi JEC di Bali Berlanjut ke KEK Sanur

JEC Eye Hospitals and Clinics berdiri sejak 1984 dan terus berkembang. Setelah PT Nitrasanata Dharma Tbk selaku pengelola JEC melantai di Bursa Efek Indonesia melalui IPO dengan kode saham JECX pada 7 Juli 2026, ekspansi di Bali berlanjut lewat pembangunan JEC BALI @ Sanur di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur. Langkah itu ditujukan mendekatkan layanan spesialis mata kepada masyarakat luas.

Reporter: Candra Setiabudi
Sumber: kabarnusa.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top