Ketua HIPPI Denpasar Dorong Pelaku Usaha Terapkan 3R hingga Panel Surya di Rakerda Bali

Penulis: Bayu Nugroho  •  Minggu, 20 September 2026 | 08:46:02 WIB

MANGUPURA — Ketua DPC HIPPI Kota Denpasar Ni Kadek Winie Kaori Intan Mahkota menilai penerapan ekonomi hijau di kalangan pengusaha tidak boleh berhenti pada wacana. Ia menyoroti kebiasaan organisasi yang menjadikan rapat kerja daerah sekadar ajang formalitas tahunan tanpa komitmen berkelanjutan.

Menurut Winie, Rakerda semestinya menjadi ruang belajar menentukan tema sekaligus merancang kerja jangka panjang. Kritik itu ia sampaikan di hadapan peserta Rakerda II DPD HIPPI Bali yang digelar di Kuta, Badung.

Kritik untuk Rakerda yang Hanya Jadi Agenda Seremoni

Winie menyebut banyak organisasi memandang Rakerda sebagai kegiatan sampingan. Padahal, forum itu bisa menjadi titik tolak komitmen yang berkelanjutan jika dikelola serius.

"Banyak organisasi yang menganaktirikan adanya Rakerda, tetapi Rakerda yang berkomitmen untuk bisa berkelanjutan, di sinilah kita belajar. Bagaimana menentukan sebuah tema sekaligus berhubungan dengan jangka panjang dari karya dan kerja nyata," ujar Winie Kaori.

Ia menekankan tema ekonomi hijau yang diusung HIPPI Bali bukan sekadar slogan. Tema itu harus diterjemahkan menjadi program kerja yang terukur dan melibatkan pelaku usaha di tingkat kota dan kabupaten.

Langkah Kecil yang Diminta Dimulai Pengusaha

Winie mendesak pengusaha memulai dari praktik sederhana di tempat usaha masing-masing. Pemilahan sampah, penerapan reduce, reuse, recycle (3R), dan efisiensi operasional masuk dalam daftar yang ia sebut paling mendesak.

Selain itu, ia mendorong penggunaan energi terbarukan seperti panel surya sebagai bagian dari operasional usaha. Langkah tersebut dinilai bisa menekan konsumsi energi sekaligus mengurangi beban lingkungan.

"Ekonomi hijau bukan hanya wacana semesta, tetapi merupakan langkah kecil kita. Kalau tidak diingatkan dari sekarang, kita tidak menunggu lagi yang namanya bencana. Kita melihat diri kita sendiri, apa yang sudah kita lakukan untuk lingkungan dan alam semesta," tegasnya.

Bali sebagai Pusat Ekonomi Hijau

Rakerda II DPD HIPPI Bali mengangkat tema "Menguatkan Komitmen Mewujudkan Bali sebagai Pusat Ekonomi Hijau". Forum ini menjadi pijakan organisasi untuk menyusun program kerja periode berikutnya.

Bagi pelaku usaha di Denpasar dan kabupaten lain di Bali, arahan Winie menyentuh langsung operasional harian. Penerapan 3R dan panel surya menuntut penyesuaian biaya awal, tetapi berpotensi menekan pengeluaran energi dalam jangka panjang.

HIPPI Bali belum merinci bentuk pendampingan teknis maupun insentif bagi anggotanya. Namun, arah organisasi sudah ditegaskan lewat tema Rakerda dan seruan penerapan praktik hijau di tingkat usaha.

Reporter: Bayu Nugroho
Sumber: balikonten.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top