BALI — Samsung resmi menambah jajaran Galaxy S26 dengan kehadiran Galaxy S26 FE. Ponsel dengan label Fan Edition ini membawa sejumlah peningkatan signifikan, mulai dari dukungan software hingga fitur kamera yang mengadopsi teknologi dari lini flagship.
Perangkat ini menargetkan pengguna yang menginginkan performa tinggi dan fitur AI terkini tanpa harus merogoh kocek untuk seri Ultra. Dengan dukungan pembaruan sistem operasi hingga tujuh generasi, Galaxy S26 FE menjadi salah satu ponsel di kelasnya dengan komitmen umur panjang software.
Dapur pacu Galaxy S26 FE mengandalkan prosesor Exynos 2500 yang dibuat dengan fabrikasi 3 nanometer. Chip ini dipadukan dengan RAM 8GB dan tiga opsi penyimpanan: 128GB, 256GB, dan 512GB, dengan ketersediaan yang bervariasi tergantung negara dan operator.
Sistem kamera belakang Galaxy S26 FE terdiri dari tiga lensa. Kamera utama mengandalkan sensor 50MP f/1.8 dengan optical image stabilization (OIS), ditemani kamera ultrawide 12MP f/2.2 dengan sudut pandang 123 derajat. Kamera telefoto 8MP f/2.4 mendukung zoom optik 3x dan zoom digital hingga 30x.
Untuk perekaman, ponsel ini mampu merekam video hingga resolusi 8K pada 30 fps. Fitur Super Steady kini dilengkapi Horizontal Lock yang menjaga horizon tetap stabil saat pengguna merekam sambil bergerak atau memiringkan ponsel. Samsung juga membenamkan ProVisual Engine dan Nightography untuk mempertahankan detail dan warna di kondisi minim cahaya.
Galaxy S26 FE mewarisi sejumlah pengalaman Galaxy AI dari perangkat flagship Samsung. Fitur-fitur ini dirancang untuk mempermudah pengeditan konten dan memberikan informasi yang lebih personal.
My FanCam melacak subjek yang dipilih dan menjaganya tetap di tengah bingkai saat merekam video. Sementara itu, Photo Assist memungkinkan pengguna mengedit gambar dengan instruksi bahasa alami, termasuk mengubah pencahayaan atau melengkapi bagian foto yang hilang. Hasil generatif dari fitur ini akan diberi penanda AI oleh sistem.
Fitur lain yang tersedia adalah Gemini Omni untuk membuat dan menyunting klip video dari galeri, Now Brief yang menampilkan ringkasan personal seperti cuaca dan insight kebugaran, serta Audio Eraser untuk mengurangi suara latar yang tidak diinginkan dalam video. Fitur Circle to Search juga mendukung pencarian beberapa objek sekaligus dalam satu gambar.
Samsung mencatat sebagian fitur AI memerlukan koneksi internet dan login ke Samsung Account. Ketersediaan fitur dapat berbeda menurut negara, bahasa, dan operator. Untuk Photo Assist dan Creative Studio, Bahasa Indonesia sudah masuk dalam daftar dukungan 41 bahasa per Juli 2026.
Samsung menyatakan Galaxy S26 FE mulai tersedia pada 4 September 2026 di pasar tertentu. Hingga saat ini, siaran pers Samsung Indonesia belum merinci apakah Indonesia termasuk dalam gelombang penjualan pertama. Harga resmi untuk pasar Indonesia juga belum diumumkan.
Ponsel ini ditawarkan dalam tiga pilihan warna: Blueberry, Graphite, dan Pistachio. Samsung juga menyertakan uji coba layanan Goo sebagai bagian dari paket penjualan di beberapa wilayah.
Galaxy S26 FE cocok untuk pengguna yang menginginkan pengalaman flagship Samsung—terutama dari sisi kamera dan fitur AI—dengan harga yang lebih bersahabat. Komitmen pembaruan software selama tujuh tahun menjadikannya pilihan menarik bagi mereka yang jarang ganti ponsel.