BALI — Juni 2026 menjadi bulan yang padat, diwarnai gelaran Computex, GTC Taipei, dan WWDC. Bagi pembaca di Indonesia, yangcanggih.com telah menguji langsung sejumlah produk dan merangkum rilis resmi yang masuk ke pasar lokal. Berikut ringkasannya, mulai dari yang benar-benar sudah dipakai hingga sekadar pengumuman resmi.
Tim redaksi memakai Galaxy S26 Ultra sebagai ponsel utama selama tiga bulan penuh. Pengujian mencakup uji kamera malam (Nightography), stabilisasi video Horizontal Lock, hingga pemakaian harian fitur Galaxy AI. Hasilnya, kamera utama dengan bukaan f/1.4 terbukti lebih baik dari S25 Ultra di kondisi minim cahaya.
Dari sekian banyak fitur AI, tiga yang paling konsisten terpakai dalam rutinitas harian adalah Circle to Search, Now Nudge, dan Photo Assist. Sementara itu, Horizontal Lock efektif menjaga video tetap landscape meski ponsel diputar saat berjalan atau berlari.
JBL Bandbox Solo diuji sebagai perangkat ampli sekaligus speaker portabel. Desainnya ringkas dan kokoh, cocok dibawa untuk sesi latihan atau produksi konten singkat tanpa perlu membawa banyak perangkat tambahan. Ini solusi praktis bagi musisi yang butuh mobilitas tinggi.
Di kelas harga 2 jutaan Rupiah, realme C100i hadir dengan baterai jumbo 7000 mAh. Tim kami sempat mengira bodinya akan bongsor, tapi kenyataannya desainnya tetap ramping. Ini menjadi nilai jual utama untuk pengguna yang prioritas utamanya daya tahan.
Tim menghabiskan satu sore memotret sudut-sudut Jakarta dengan Motorola Signature, flagship Motorola untuk pasar Indonesia 2026. Ponsel ini mengusung tiga kamera belakang 50MP dengan sensor utama Sony Lytia 828. Perlu dicatat, detail sensor untuk kamera ultrawide dan telefoto belum dikonfirmasi, jadi belum bisa disimpulkan semuanya memakai sensor yang sama.
Lenovo Legion Pro 5 16IRX10 diuji untuk menjajal kemampuan menjalankan game AAA dengan grafis berat. Laptop ini tersedia dalam beberapa konfigurasi, mulai dari Intel Core i7-14650HX hingga i9-14900HX, dipadukan dengan NVIDIA GeForce RTX 5070. Sayangnya, bahan ulasan tidak menyebutkan konfigurasi persis unit yang diuji, jadi kami belum bisa memastikan varian mana yang menjadi acuan.
SteelSeries Arctis Nova Pro Omni diuji sebagai headset wireless yang melampaui kebutuhan gaming biasa. Fitur unggulannya meliputi konektivitas hingga lima perangkat sekaligus, dukungan audio Hi-Res Wireless 96kHz/24-bit, dan sistem baterai ganda yang nyaris tidak pernah kehabisan daya. Ini pilihan menarik bagi yang butuh fleksibilitas tinggi.
SanDisk Creator Phone SSD dinilai sebagai aksesori praktis untuk video creator pengguna iPhone. SSD portabel ini bisa menempel langsung ke iPhone lewat magnet dan merekam video ProRes 4K 60fps langsung ke dalamnya. Alur kerja video di lapangan jadi lebih ringkas tanpa perlu memindah file berkali-kali.
Di luar produk yang diuji, ada beberapa rilis resmi yang relevan untuk pasar Indonesia. DJI meluncurkan Osmo Pocket 4P dengan dua kamera dan teknologi sensor LOFIC yang memperluas rentang dinamis di kondisi kontras tinggi. Produk ini langsung menjadi penantang Insta360 Luna Ultra.
Samsung mengumumkan Galaxy A27 5G sebagai penerus A26 5G, membawa fitur AI lebih canggih dan janji update OS serta One UI hingga enam generasi. Ini relevan bagi pembeli kelas menengah yang mengutamakan daya tahan software jangka panjang.
Xiaomi meluncurkan Redmi Buds 8 dengan ANC hingga 50 dB di harga 600 ribuan Rupiah. Angka reduksi bising ini tergolong tinggi untuk kelas harganya, menjadikannya opsi menarik bagi yang mencari ANC layak tanpa budget besar.
Terakhir, NVIDIA mengumumkan DGX Station for Windows di GTC Taipei. Superkomputer AI ringkas ini bisa menjalankan model hingga 1 triliun parameter secara lokal di Windows, menyasar profesional yang butuh komputasi AI tanpa bergantung cloud.
Dari semua produk yang beredar bulan ini, Galaxy S26 Ultra jelas yang paling layak diperhitungkan untuk kelas flagship. Namun untuk yang budget-nya terbatas, realme C100i dan Redmi Buds 8 menawarkan nilai terbaik di segmennya masing-masing.