DENPASAR — Kepulan asap yang sempat memicu evakuasi pengguna jasa di terminal internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai dipastikan telah ditangani tuntas. Communication and Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Gede Eka Sandi Asmadi, menyatakan seluruh proses penanganan selesai pada pukul 22.13 WITA, hanya 16 menit setelah asap pertama kali terlihat.
Manajemen bandara langsung mengerahkan petugas Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) untuk melakukan penanganan awal di lokasi sumber asap. "Petugas kami dengan sigap dan cepat melakukan penanganan secara awal, dan selanjutnya kami mengarahkan pengguna jasa agar menjauh dari lokasi supaya bisa ditangani dengan baik," ujar Eka Sandi di Denpasar, Kamis.
Hingga saat ini, pihak bandara masih menunggu informasi lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti munculnya kepulan asap tersebut. Sumber asap dipastikan berasal dari salah satu gerai komersial yang beroperasi di lantai 2 terminal internasional.
Meski sempat terjadi pengalihan arus pengunjung di area sekitar lokasi kejadian, layanan kebandarudaraan secara keseluruhan dipastikan berjalan normal. Tidak ada dampak terhadap jadwal penerbangan maupun pelayanan kepada pengguna jasa bandara.
Atas insiden ini, manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai menyampaikan permohonan maaf secara resmi kepada seluruh pengguna jasa atas ketidaknyamanan yang dialami. Kini, tim manajemen tengah fokus melakukan pemulihan pelayanan atau service recovery di area yang terdampak.
Eka Sandi mengimbau para pengguna jasa untuk tetap tenang dan tidak panik dalam menghadapi situasi serupa. "Seluruh proses penanganan terhadap kepulan asap telah selesai dilaksanakan pada pukul 22.13 WITA," tegasnya menambahkan.
Kejadian ini menjadi catatan penting bagi pengelola bandara untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan di area komersial yang padat pengunjung, terutama di tengah tingginya mobilitas penumpang internasional yang melintasi Bandara Ngurah Rai.