Berdasarkan data real-time pukul 07:31 WIB, mayoritas kapitalisasi pasar kripto terkoreksi. Berikut rincian harga dalam Rupiah (IDR) dan Dolar AS (USD):
Ethereum (ETH) menjadi yang paling tertekan di antara aset besar dengan koreksi nyaris 3%. Penurunan ini tidak lepas dari aksi ambil untung setelah ETH sempat menyentuh level Rp 31 juta beberapa hari lalu. Secara teknikal, ETH sedang menguji support di $1.650 (Rp 29.560). Jika tembus, koreksi bisa berlanjut ke $1.600.
Cardano (ADA) turun 3,47% — yang terburuk hari ini. Tidak ada katalis negatif spesifik, namun ADA rentan terhadap aksi jual ritel karena volume perdagangan yang rendah. Investor perlu pantau apakah ADA bisa bertahan di atas $0,14 (Rp 2.500). Jika tidak, potensi turun ke $0,12 terbuka.
Bitcoin (BTC) masih bertahan di atas Rp 1,1 miliar meski turun 1,38%. Level psikologis $60.000 (Rp 1,07 miliar) menjadi support kunci. Data on-chain menunjukkan whale accumulation masih berlanjut, artinya investor besar justru memanfaatkan koreksi ini untuk menambah posisi. Ini sinyal bullish jangka menengah.
Solana (SOL) turun 2,01% ke Rp 1,25 juta. Solana tetap menjadi salah satu aset dengan fundamental terkuat berkat ekosistem DeFi dan NFT yang aktif. Koreksi ini bisa menjadi peluang entry bagi investor yang melewatkan rally sebelumnya. Support terdekat di $68 (Rp 1,21 juta).
Bagi Anda yang ingin memanfaatkan koreksi ini, gunakan exchange terpercaya seperti Indodax, Tokocrypto, atau Pintu yang sudah terdaftar di Bappebti. Hindari FOMO (Fear of Missing Out) dan terapkan strategi dollar cost averaging (DCA) untuk mengurangi risiko volatilitas. Selalu gunakan fitur stop-loss jika trading jangka pendek.
Disclaimer: Artikel ini adalah analisis pasar dan bukan merupakan saran investasi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum mengambil keputusan investasi. Harga kripto bersifat fluktuatif dan dapat mengakibatkan kerugian.