MTQ XXXI Bali Resmi Dibuka di Gedung Kesenian Jembrana, Lantunan Ayat Suci Jadi Magnet Wisata Baru

Penulis: Agus Hermawan  •  Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:52:01 WIB
Pembukaan MTQ XXXI Bali berlangsung khidmat di Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Jembrana.

JEMBRANA — Rangkaian Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXI dan Festival Seni Budaya Islami (FSBI) Tingkat Provinsi Bali resmi dimulai. Pembukaan digelar di Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Jembrana, yang menjadi pusat perhelatan.

Acara ini diikuti oleh perwakilan dari seluruh kabupaten dan kota di Bali. Lantunan ayat suci Al-Qur'an dari para qari dan qariah menggetarkan ruang utama gedung, menandai dimulainya kompetisi tilawah yang dinanti-nantikan.

MTQ Bukan Sekadar Lomba, tapi Magnet Wisata Baru

Penyelenggaraan MTQ XXXI di Jembrana kali ini memiliki nilai lebih. Selain sebagai ajang syiar Islam, event ini juga dikemas untuk menarik kunjungan wisatawan. Pemerintah daerah setempat berharap gelaran ini bisa menjadi magnet baru bagi sektor pariwisata di Bumi Makepung.

“Kami ingin MTQ tidak hanya menjadi rutinitas keagamaan, tetapi juga event yang menggerakkan ekonomi lokal,” ujar salah satu panitia penyelenggara. Kehadiran peserta dan pengunjung dari berbagai daerah diharapkan menggerakkan sektor UMKM dan perhotelan di Jembrana.

FSBI: Panggung Seni dan Budaya Islami

Bersamaan dengan MTQ, digelar pula Festival Seni Budaya Islami (FSBI). Acara ini menampilkan berbagai kesenian bernafaskan Islam, seperti hadrah, kasidah, dan kaligrafi. FSBI menjadi wadah bagi para seniman muda untuk menunjukkan kreativitasnya.

Perpaduan antara lantunan ayat suci dan pertunjukan seni budaya menciptakan atmosfer yang khas. Pengunjung tidak hanya bisa menyaksikan perlombaan, tetapi juga menikmati suguhan budaya yang sarat pesan moral.

Dampak bagi Ekonomi dan Pariwisata Jembrana

Pemerintah Kabupaten Jembrana menaruh harapan besar pada perhelatan ini. Event berskala provinsi seperti MTQ dan FSBI dinilai mampu mendongkrak kunjungan wisatawan, terutama di tengah upaya pemulihan sektor pariwisata pasca-pandemi.

Para pelaku UMKM di sekitar lokasi acara pun turut merasakan dampak positif. Lapak-lapak makanan dan cinderamata mulai dipadati pengunjung yang datang dari luar daerah. Pihak penyelenggara memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar hingga penutupan nanti.

Reporter: Agus Hermawan
Sumber: radarbali.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top