Ribuan Pelari Siap Serbu Jatiluwih, Bali Tourism Run 2026 Jadi Magnet Wisata Baru

Penulis: Agus Hermawan  •  Jumat, 19 Juni 2026 | 17:28:01 WIB
Ribuan pelari memadati area Jatiluwih dalam Bali Tourism Run 2026 sebagai bagian peringatan 100 Tahun Pariwisata Bali.

TABANAN — Gelaran lari santai sejauh 5 kilometer ini menjadi bagian dari peringatan 100 Tahun Pariwisata Bali. Ketua Panitia Bali Tourism Run 2026, I Wayan Suberata, mengungkapkan bahwa puluhan wisatawan mancanegara (wisman) dari Rusia, Malaysia, Jepang, dan China sudah tercatat sebagai peserta.

Peserta Membludak, Akomodasi Penuh

Menurut Suberata, jumlah pendaftar diperkirakan masih akan bertambah hingga hari pelaksanaan. Lonjakan peserta terjadi dalam masa pendaftaran yang relatif singkat, yakni hanya sekitar 20 hari.

“Kami benar-benar kaget karena pendaftar membludak, terutama hari ini. Efeknya sangat terasa bagi hotel, akomodasi, tempat makan, hingga UMKM di Kabupaten Tabanan,” ujar Suberata di Denpasar, Kamis (18/6/2026).

Dampak langsung terlihat dari tingkat hunian akomodasi di kawasan Jatiluwih. Seluruh penginapan milik warga dilaporkan telah terisi penuh oleh peserta yang datang dari berbagai daerah. Panitia pun menyiapkan fasilitas transportasi tambahan bagi wisatawan domestik yang tidak kebagian tempat menginap di sekitar lokasi.

Race Pack Diserbu Peserta Sejak Pagi

Antusiasme juga terlihat saat proses pengambilan race pack di Living World Denpasar. Meski penukaran paket lari baru dibuka pukul 13.00 WITA, peserta sudah mulai berdatangan sejak pukul 10.00 WIB. “Sampai malam hari peserta terus berdatangan dengan semangat untuk mengambil race pack mereka,” kata Suberata.

Sementara itu, peserta dari luar Bali dan wisman diperkirakan baru akan tiba dalam satu hingga dua hari menjelang acara.

Daya Tarik Berlari di Warisan Dunia UNESCO

Suberata menilai daya tarik utama ajang ini adalah pengalaman berlari di kawasan Subak Jatiluwih, warisan budaya dunia UNESCO. Hamparan sawah terasering, udara sejuk, serta suasana pedesaan Bali menjadi magnet tersendiri. “Banyak peserta mengatakan ingin merasakan sensasi berlari di tengah terasering sawah Jatiluwih dengan udara yang segar dan pemandangan yang indah,” jelasnya.

Selain lari, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah menarik, termasuk satu unit sepeda motor, serta rangkaian aktivitas festival dalam peringatan 100 tahun pariwisata Bali. Ajang ini diharapkan menjadi magnet wisata baru yang mendorong pergerakan ekonomi lokal di Tabanan.

Reporter: Agus Hermawan
Sumber: baliportalnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top