BALI — Bertanding di AT&T Stadium, Dallas, Amerika Serikat, Belanda langsung menggebrak sejak menit awal. Strategi ofensif Ronald Koeman nyaris membuahkan hasil pada menit ketiga ketika Cody Gakpo menusuk dari sayap dan melepaskan umpan matang kepada Donyell Malen. Namun, tembakan keras penyerang AS Roma itu masih bisa ditepis Suzuki.
Dominasi penguasaan bola Belanda tak lantas membuat Jepang kalang kabut. Setelah bertahan sekitar 15 menit, Samurai Biru perlahan keluar dari tekanan. Mereka mulai berani mengalirkan bola dan mengubah pertandingan menjadi duel taktis yang ketat.
Ruang serang yang sangat terbatas membuat kedua tim kesulitan menciptakan peluang bersih. Jepang lebih banyak mengandalkan serangan balik cepat, sementara Belanda terus berupaya membongkar pertahanan berlapis lawan.
Menjelang pertengahan babak pertama, Belanda kembali meningkatkan intensitas serangan. Malen menjadi momok bagi lini belakang Jepang. Pada menit ke-34, ia menyundul bola hasil sepak pojok, namun Suzuki lagi-lagi tampil sigap dengan penyelamatan gemilang.
Penampilan impresif kiper berusia 22 tahun itu menjadi kunci utama Jepang mampu bertahan dari gempuran Oranje. Kegagalan Belanda memanfaatkan peluang di babak pertama menjadi pekerjaan rumah besar bagi Koeman untuk babak kedua.
Hasil imbang tanpa gol di babak pertama ini membuat persaingan di grup masih terbuka lebar. Belanda wajib memaksimalkan sisa waktu jika ingin mengamankan tiga poin perdana mereka di turnamen ini.