PB Akuatik Indonesia Beri Beasiswa Pelatihan Atlet Renang Perairan Terbuka ke Prancis, Target Kejar Dominasi Vietnam dan Thailand

Penulis: Zulfikar Ahmad  •  Senin, 15 Juni 2026 | 06:58:31 WIB
Hefrisyanthi Izzy Dwi Faiva menerima beasiswa pelatihan renang perairan terbuka di Paris dari PB Akuatik Indonesia.

BADUNG — PB Akuatik Indonesia tak hanya mengirim atlet ke luar negeri. Mereka juga menggelar kejuaraan nasional tahunan dan membuka ajang A Stream OWS bagi perenang pemula untuk menjaring bibit baru.

Beasiswa Pelatihan di Paris untuk Atlet Nomor Satu Indonesia

Hefrisyanthi Izzy Dwi Faiva, yang disebut sebagai atlet wanita nomor satu Indonesia untuk renang perairan terbuka, mendapat fasilitas beasiswa pelatihan dari World Aquatics. Ia kini berlatih di Paris, Prancis.

“Open water sangat aktif mengirimkan pelatihan dan race keluar (negeri),” kata Ketua Bidang Branding dan Marketing PB Akuatik Indonesia sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara Asian OWS Championship 2026 Kiki Taher di Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, Minggu.

Meski belum mempersembahkan medali pada SEA Games 2025 di Bangkok, Thailand, pengalaman bertanding di luar negeri terus digenjot untuk menambah jam terbang para atlet.

Dominasi China dan Vietnam di Kejuaraan Asia 2026

Pada Asian OWS Championship 2026 yang digelar di perairan InterContinental Jimbaran, Badung, Bali, 13-15 Juni, kontingen China dan Vietnam mendominasi podium. Di nomor tunggal putra dan putri 5 kilometer, kedua negara itu menguasai posisi teratas.

Di nomor estafet 4X1.500 meter, China merebut emas, Korea Selatan perak, dan Vietnam perunggu. Tim Indonesia yang turun dengan formasi Gusti Ayu Made Nadya Saraswati, Mochamad Akbar Putra Taufik, Sang Arka Ning Jaladri Prawatya, dan Hefrisyanthi Izzy Dwi Faiva finis di urutan kedelapan.

Catatan waktu Indonesia 1 jam 4 menit 32,7 detik, terpaut sekitar 8 menit dari China yang mencatat 56 menit 42,3 detik.

Kejurnas 2025 di Bali, 2026 Pindah ke Belitung

Setiap tahun PB Akuatik Indonesia menggelar kejuaraan nasional. Pada 2025, kejurnas diadakan di Bali, dan tahun ini direncanakan di Belitung pada September. Acara ini digabung dengan A Stream OWS yang terbuka untuk perenang pemula.

“Penyelenggaraan kejuaraan OWS di tanah air masih kurang. Ini dimungkinkan karena sangat tergantung pada faktor alam atau cuaca,” ujar Kiki Taher.

Untuk 2026, A Series sudah berlangsung di Lampung dan Jimbaran, Bali, serta akan digelar di Belitung pada September 2026. Upaya ini diharapkan mampu mempercepat lahirnya perenang-perenang baru yang bisa bersaing di level Asia.

Reporter: Zulfikar Ahmad
Sumber: bali.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top