ITDC Nusa Dua Perkuat Gerakan Pelestarian Laut, Jadi Bagian Perayaan Hari Laut Sedunia di Peninsula Island

Penulis: Agus Hermawan  •  Minggu, 07 Juni 2026 | 10:44:31 WIB
ITDC Nusa Dua resmi bergabung dalam perayaan Hari Laut Sedunia di Peninsula Island.

BADUNG — ITDC Nusa Dua Bali resmi bergabung dalam rangkaian perayaan Hari Laut Sedunia dan Segitiga Terumbu Karang (World Ocean Day dan Coral Triangle Day) yang digelar Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Pemerintah Provinsi Bali, WWF Indonesia, Konservasi Indonesia, GIZ, dan mitra terkait lainnya. Puncak acara akan berlangsung di Peninsula Island, Nusa Dua, pada Minggu (7/6).

Aksi Konservasi hingga Festival Publik di Peninsula Island

Rangkaian puncak agenda diisi dengan aksi konservasi, edukasi lingkungan, dialog lintas generasi, hingga festival publik yang melibatkan masyarakat luas. Sebelum acara puncak, serangkaian kegiatan telah dilaksanakan di Alor, Kupang, Wakatobi, Sumbawa, dan berbagai daerah lain melalui aksi bersih pantai, penanaman mangrove, edukasi pesisir, dan kampanye pelestarian laut.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Ekonomi Biru

General Manager ITDC I Made Agus Dwiatmika menyatakan upaya pelestarian laut membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk sektor pariwisata dan pelaku di dalamnya yang tumbuh berdampingan dengan lingkungan pesisir. Pihaknya turut mendukung konservasi laut, perlindungan keanekaragaman hayati, pengurangan sampah plastik, serta penguatan ekonomi biru.

“Kami memiliki tanggung jawab terus mendorong praktik pengelolaan destinasi berkelanjutan serta mendukung inisiatif berdampak positif bagi lingkungan dan masyarakat,” kata Agus di Nusa Dua, Sabtu (6/6).

Investasi Jangka Panjang bagi Pariwisata dan Generasi Mendatang

Agus berharap keterlibatan pemerintah, organisasi lingkungan, akademisi, komunitas, pelaku usaha, dan generasi muda dapat memperkuat gerakan bersama menjaga kesehatan laut Indonesia. Menurutnya, menjaga laut bukan sekadar agenda lingkungan, melainkan investasi bagi masa depan pariwisata, ekonomi, dan generasi mendatang.

“Menjaga laut bukan hanya agenda lingkungan, tetapi investasi bagi masa depan pariwisata, ekonomi, dan generasi mendatang,” ujar Agus.

Reporter: Agus Hermawan
Sumber: m.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top