TABANAN — Pemerintah Kabupaten Tabanan kembali melanjutkan pembangunan Tugu Singasana di lahan eks kantor Kesbangpol dan Damkar, Desa Delod Peken, Kecamatan Tabanan. Proyek tahap ketiga ini fokus pada pembangunan monumen setinggi 30 meter dengan anggaran lebih dari Rp 14 miliar. Pembangunan ditargetkan tuntas pada Desember 2026.
Lahan bekas tangsi militer dan gudang senjata pasukan Ciung Wanara saat perang melawan Belanda ini dipilih karena nilai sejarahnya. “Nilai sejarah itulah yang ingin diangkat melalui pembangunan tugu ini,” ujar Kepala Dinas PUPR Tabanan, I Gde Partana, Kamis (4/6).
Kawasan Taman Tugu Singasana nantinya dilengkapi relief perjuangan, patung singa, dan area tempat duduk pengunjung. Proyek juga mencakup pembangunan struktur basement untuk menyiasati perbedaan kontur lahan agar lebih fungsional.
Pekerjaan tahap ketiga ini sudah berjalan sejak Mei 2026. “Pekerjaan sudah berjalan sejak Mei dan kami targetkan selesai akhir Desember 2026,” kata Partana. Tahap ini menyelesaikan struktur utama hingga penataan lanskap secara menyeluruh.
Sebelumnya, pembangunan tahap kedua pada 2025 berhasil menuntaskan bagian dasar dan pedestal tugu. Kini, proyek memasuki fase final yang akan menyelesaikan bangunan inti.
Pembangunan taman masih mengacu pada konsep awal yang mengangkat sejarah perkembangan Tabanan dari masa lalu hingga proyeksi masa mendatang. Ikon baru daerah ini diharapkan segera bisa dinikmati masyarakat.