TP PKK Badung Jadi Motor Penggerak Pengurangan Residu Sampah di Tingkat Keluarga, Bank Sampah Mangu Srikandi Dioptimalkan

Penulis: Darmawan Putra  •  Kamis, 04 Juni 2026 | 16:13:31 WIB
Ketua TP PKK Badung menegaskan peran strategis kader PKK dalam pengurangan residu sampah rumah tangga.

MANGUPURA — Pemkab Badung tidak bisa bekerja sendiri dalam menekan volume residu sampah yang terus menggunung. Karena itu, ribuan kader Tim Penggerak (TP) PKK di tingkat desa hingga banjar kini menjadi garda terdepan program tersebut. Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Seniasih Giri Prasta, menyebut keterlibatan ibu-ibu PKK adalah kunci karena mereka bersentuhan langsung dengan pengelolaan sampah rumah tangga setiap hari.

Bank Sampah Mangu Srikandi Jadi Andalan Baru

Salah satu instrumen yang akan dioptimalkan adalah Bank Sampah Mangu Srikandi. Bank sampah ini tidak hanya menjadi tempat menabung sampah anorganik, tetapi juga didorong sebagai pusat edukasi pemilahan sampah bagi warga. “Kami ingin Bank Sampah Mangu Srikandi benar-benar berfungsi maksimal, bukan sekadar ada,” ujar Nyonya Seniasih dalam sosialisasi program Badung Peduli Residu.

Program ini menyasar perubahan kebiasaan di tingkat rumah tangga. Pasalnya, selama ini residu sampah yang tak terkelola kerap berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Dengan pemilahan yang lebih ketat sejak dari dapur, jumlah residu yang diangkut ke TPA bisa ditekan secara signifikan.

Bukan Sekadar Program Seremonial

Pemkab Badung menekankan bahwa program ini bukanlah kegiatan seremonial belaka. Sosialisasi yang digelar baru-baru ini langsung diikuti dengan teknis pendampingan ke kader PKK di masing-masing desa. Setiap kader diharapkan mampu menjadi contoh dan menggerakkan tetangga serta keluarga di lingkungannya masing-masing.

Dengan pendekatan dari ibu rumah tangga, Pemkab Badung optimistis target pengurangan residu sampah bisa tercapai lebih cepat. Apalagi, Bank Sampah Mangu Srikandi sudah memiliki infrastruktur dan sistem pencatatan yang siap digunakan. Kini, tantangannya tinggal mengubah kebiasaan warga agar lebih disiplin memilah sampah dari rumah.

Reporter: Darmawan Putra
Sumber: baliexpress.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top