Game legendaris Settlers of Catan kini punya saudara tak terduga: versi terminal yang bisa dijalankan di distribusi Linux mana pun. Klon ini dikembangkan oleh komunitas free and open source software (FOSS) yang tampaknya bertekad membawa semua kemungkinan hiburan ke dalam baris perintah — dari editor teks, pemutar musik, hingga sekarang, game papan multipemain.
Bagi yang pernah bermain Catan versi asli, momen paling menegangkan bukan saat dadu menunjukkan angka tujuh. Melainkan ketika Anda harus memutuskan ke mana bidak Thief ditempatkan — dan harus menahan tatapan tajam pemain lain yang resah jika sumber daya mereka disentuh. Versi terminal ini menghilangkan tekanan sosial tersebut, setidaknya saat melawan kecerdasan buatan.
Klon ini mempertahankan mekanisme inti Catan: mengumpulkan sumber daya, membangun jalan dan pemukiman, hingga memperdagangkan komoditas. Semuanya dikendalikan lewat perintah keyboard, tanpa perlu mouse atau antarmuka grafis yang rumit.
Ini bukan pertama kalinya game populer di-porting ke terminal. Sebelumnya, komunitas FOSS telah membuat versi terminal dari Doom, 2048, hingga Snake. Namun Catan memiliki tantangan tersendiri: papan permainan yang acak, sistem perdagangan, dan diplomasi antar pemain — yang dalam versi ini digantikan oleh logika AI.
Meski tampilannya hanya berupa karakter ASCII dan teks berwarna, pengembang memastikan semua elemen permainan berfungsi penuh. Pemain bisa melihat peta, jumlah sumber daya, hingga skor kemenangan langsung di terminal.
Klon ini ditujukan bagi pengguna yang nyaman dengan lingkungan terminal — atau setidaknya tidak takut mengetik perintah. Instalasi dilakukan melalui repositori GitHub, dan pengguna perlu mengompilasi sendiri kode sumbernya. Tidak ada aplikasi one-click install seperti di toko aplikasi biasa.
Bagi pengguna Linux di Indonesia yang terbiasa dengan command line, game ini bisa menjadi hiburan alternatif di sela-sela pekerjaan coding atau administrasi server. Namun perlu diingat: versi ini hanya mendukung mode single-player melawan AI. Jika Anda ingin bermain dengan teman, lebih baik tetap menggunakan papan fisik atau versi digital antarmuka grafis.
Fenomena ini menunjukkan betapa kreatifnya komunitas open source dalam mendorong batas-batas komputasi. Dari alat produktivitas hingga hiburan, semuanya bisa dijalankan tanpa meninggalkan kesederhanaan terminal. Klon Catan ini adalah bukti bahwa bahkan game papan paling sosial sekalipun bisa dinikmati dalam isolasi — tanpa tatapan tajam, tanpa tekanan sosial, cukup Anda dan layar hitam penuh karakter ASCII.