Sesepuh GMT Doakan Gus Par-Guru Pandu Pimpin Karangasem Dua Periode

Penulis: Rendi Kusuma  •  Senin, 04 Mei 2026 | 14:55:05 WIB
I Gusti Made Tusan memberikan doa restu agar Gus Par dan Guru Pandu memimpin Karangasem dua periode.

AMLAPURA — Keluarga besar Gerakan Masyarakat Terpadu (GMT) merayakan hari ulang tahun ke-75 I Gusti Made Tusan yang merupakan ayahanda Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata alias Gus Par. Acara yang berlangsung di Jro Subagan, Jalan Ahmad Yani, Amlapura tersebut menjadi momentum penting yang menyiratkan arah dukungan politik di Gumi Lahar.

Perayaan ini dihadiri langsung oleh Bupati Gus Par bersama Wakil Bupati Guru Pandu, jajaran Forkopimda, serta sejumlah kepala OPD. Di tengah suasana hangat kekeluargaan, muncul pesan kuat mengenai keberlanjutan kepemimpinan daerah untuk periode mendatang.

Doa Restu I Gusti Made Tusan untuk Keberlanjutan Kepemimpinan

Momen emosional terjadi saat I Gusti Made Tusan memberikan sambutan singkat di hadapan para undangan. Sebagai tokoh senior sekaligus sesepuh keluarga besar GMT, ia secara terbuka menyatakan harapannya agar kepemimpinan Gus Par dan Guru Pandu dapat berlanjut ke periode kedua.

“Gus Par–Guru Pandu dua periode,” ucap I Gusti Made Tusan singkat.

Pernyataan tersebut langsung disambut tepuk tangan riuh dan senyum sumringah dari para undangan yang hadir. Bagi keluarga besar GMT, kalimat itu bukan sekadar ucapan ulang tahun, melainkan simbol restu dan instruksi moral bagi keberlanjutan pembangunan di Karangasem.

Gus Par Sebut Restu Orang Tua Sebagai Energi Pengabdian

Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran para tokoh dan pejabat di hari istimewa ayahandanya. Ia menggambarkan sosok I Gusti Made Tusan sebagai figur sederhana yang memegang teguh prinsip hidup dan menjadi teladan utama bagi keluarga.

“Ayah selalu mengajarkan kami tentang keteguhan, kesederhanaan, kerja keras, dan keikhlasan dalam menjalani hidup. Nilai-nilai itulah yang terus kami pegang hingga hari ini. Beliau adalah inspirasi besar bagi keluarga kami,” ujar Gus Par.

Gus Par menegaskan bahwa setiap langkah kebijakan yang diambilnya dalam memimpin Karangasem selalu didasari oleh restu orang tua. Baginya, dukungan moral dari sang ayah merupakan kekuatan utama dalam menjalankan amanah masyarakat.

“Bagi kami, doa orang tua adalah energi yang tak ternilai. Apa pun yang kami lakukan untuk Karangasem, semua berangkat dari restu beliau. Semoga kami selalu diberi kemampuan untuk menjaga amanah dan terus bekerja tulus untuk masyarakat,” katanya.

Nuansa Budaya dan Kehadiran Tokoh Penting Karangasem

Perayaan ulang tahun ke-75 ini berlangsung meriah dengan balutan nuansa budaya Bali yang kental. Area kediaman keluarga dipenuhi deretan karangan bunga dari berbagai tokoh nasional, pejabat daerah, hingga relasi bisnis sebagai bentuk penghormatan kepada sesepuh GMT tersebut.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan suguhan sendratari khas Bali dan penampilan sejumlah artis lokal Karangasem. Meski dihadiri banyak pejabat penting, suasana tetap cair dan sarat dengan nilai kekeluargaan yang menjadi ciri khas keluarga besar Jro Subagan.

Di usianya yang senja, I Gusti Made Tusan tampak bugar menyaksikan perjalanan pengabdian anak-anaknya. Harapan yang ia sampaikan menjadi sinyalemen politik yang mempertegas soliditas keluarga besar GMT dalam mengawal pembangunan di Karangasem untuk masa depan.

Reporter: Rendi Kusuma
Back to top