Pencarian

Bupati Gianyar I Made Mahayastra Perintahkan ASN dan Pelajar WFH Mulai Kamis (15/10/2026) Buntut Kelangkaan BBM dan Kemacetan Parah

Kamis, 15 Oktober 2026 • 18:46:02 WIB
Bupati Gianyar I Made Mahayastra Perintahkan ASN dan Pelajar WFH Mulai Kamis (15/10/2026) Buntut Kelangkaan BBM dan Kemacetan Parah
Bupati Gianyar memerintahkan ASN dan pelajar bekerja dan belajar dari rumah mulai Kamis (15/10/2026).

GIANYAR — Instruksi WFH bagi ASN dan pelajar di Kabupaten Gianyar tertuang dalam keputusan yang diminta langsung Bupati kepada Sekretaris Daerah (Sekda) untuk segera diproses pada hari yang sama. Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Bali dalam menyikapi kelangkaan BBM yang meresahkan masyarakat dan kemacetan parah di berbagai ruas jalan.

Kepala daerah itu mengaku sempat meninjau langsung antrean kendaraan di sejumlah titik, salah satunya kawasan Tanggayuda, Desa Kedewatan, Ubud. Pemandangan itu menjadi dasar pengambilan keputusan agar aktivitas perkantoran dan sekolah dialihkan ke rumah masing-masing.

Antrean di SPBU yang Kehabisan Stok Jadi Pertimbangan Utama

Mahayastra menyebut kondisi lalu lintas semakin semrawut karena masyarakat berjam-jam mengantre di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Sejumlah SPBU bahkan kehabisan stok BBM, tetapi warga tetap menunggu dengan tertib.

Kepala daerah itu mengaku prihatin sekaligus mengapresiasi kesabaran warga Gianyar. Menurutnya, BBM merupakan kebutuhan dasar yang dampaknya menjalar ke hampir semua sektor kehidupan.

"Sampai saya sangat terenyuh, teriris hati saya, pom bensin yang tidak buka mereka antre, yang tidak ada stok BBM-nya mereka rela antre di sana dengan sabar. Dengan kesabaran itu saya sangat mengapresiasi, karena BBM itu adalah kebutuhan dasar yang sangat utama, segala berefek dengan tidak adanya ataupun kelangkaan daripada BBM ini," ungkap Mahayastra saat ditemui, Kamis (15/10/2026).

Surat ke Gubernur Bali dan Menteri ESDM Disiapkan

Pemkab Gianyar akan melayangkan surat resmi kepada Gubernur Bali dengan tembusan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia. Langkah itu ditempuh agar pasokan dan distribusi BBM ke wilayah Gianyar segera dipulihkan.

"Tentu saya akan bersurat kepada Bapak Gubernur, tembusan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral untuk memprioritaskan penanganan ini. Stok yang langka segeralah atasi dengan baik, distribusi adalah masalah teknis, dan saya yakin ini tidak semata-mata masalah distribusi," tegas Mahayastra.

Keputusan Berat yang Diteruskan Lewat Sekda

Mahayastra menyebut arahan Gubernur Bali sebagai keputusan berat yang harus dijalankan cepat. Instruksi itu ditujukan kepada instansi di lingkungan Pemkab Gianyar, termasuk dinas pendidikan yang mengatur kegiatan belajar pelajar.

"Tentu ini adalah sebuah keputusan yang berat yang diambil oleh Bapak Gubernur, yang ditujukan kepada instansi termasuk kepada bupati, dan juga saya teruskan lewat sebuah keputusan yang saya minta kepada Sekda untuk segera proses di hari ini juga. Untuk pertama, para ASN bekerja dari rumah, work from home, termasuk juga di dinas pendidikan, anak-anak sekolah," ujar Mahayastra.

Dengan kebijakan WFH ini, aktivitas perkantoran dan sekolah di Gianyar berjalan dari rumah sementara Pemkab menunggu respons pemerintah provinsi dan pusat atas persoalan pasokan BBM.

Follow denpasar24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: balipuspanews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks