DENPASAR — Perseden Denpasar akan mengarungi Liga 3 Nasional dengan sistem home-away mulai 30 Oktober 2026. Tim berisi 30 pemain putra Bali itu mendapat restu langsung dari Gubernur Bali Wayan Koster, yang menyatakan Pemprov Bali siap memfasilitasi persiapan kompetisi.
Dukungan tersebut mencakup pemakaian fasilitas olahraga di GOR Ngurah Rai Denpasar serta bantuan pengurusan izin keramaian. Keduanya dinilai krusial mengingat Perseden akan menjalani laga kandang dan tandang di kompetisi tingkat nasional.
Fasilitas GOR Ngurah Rai Dibuka untuk Latihan dan Pertandingan
Koster mempersilakan tim memanfaatkan lapangan di GOR Ngurah Rai untuk kegiatan latihan maupun pertandingan. Menurut dia, kualitas lapangan di kawasan tersebut layak dipakai untuk menyambut kompetisi nasional.
"Kita punya fasilitas yang baik di GOR Ngurah Rai. Lapangannya bagus. Silakan dipergunakan dengan baik untuk latihan maupun pertandingan. Izin keramaian juga akan kami bantu," kata Koster.
Bantuan perizinan keramaian menjadi salah satu kebutuhan Perseden saat menggelar laga kandang. Tanpa izin tersebut, jadwal pertandingan berisiko terganggu.
Perseden Bawa 30 Pemain dan 10 Pelatih ke Liga 3 Nasional
Ketua Asprov PSSI Denpasar, Anak Agung Putu Sudirka Yoga Semadi, menyampaikan bahwa Perseden akan membawa nama Bali di kompetisi nasional. Ia berharap dukungan Gubernur membantu tim menjalani kompetisi secara optimal.
"Mohon support Bapak Gubernur. Kita akan mengarungi Liga 3 Nasional mulai 30 Oktober mendatang dengan sistem home-away," ujarnya.
Perseden mengandalkan pemain putra Bali untuk menghadapi persaingan nasional. Rombongan tim terdiri atas 30 pemain serta 10 pelatih dan ofisial yang mendampingi perjalanan tim selama kompetisi.
Koster Sebut Bali Punya Potensi Pesepak Bola Naik Kelas
Koster menilai pembinaan sepak bola Bali perlu dukungan berkelanjutan agar prestasi di tingkat nasional meningkat. Potensi pesepak bola Bali, menurut dia, harus terus dikembangkan lewat pembinaan dan kesempatan berkompetisi.
Ia mengingatkan Bali pernah melahirkan sejumlah pemain yang berkiprah di kancah nasional. Beberapa nama yang disebutnya antara lain Rae Bawa, IB Mahayastra, dan Wayan Sukadana.
"Saya lihat potensi itu ada dan harus digenjot agar sepak bola kita di Bali naik kelas," ujarnya.
Keikutsertaan Perseden di Liga 3 Nasional menjadi kesempatan pemain Bali menunjukkan kemampuan di panggung nasional. Dukungan fasilitas dan perizinan dari Pemprov Bali diharapkan memperlancar persiapan tim menghadapi kompetisi sistem kandang dan tandang.