Pencarian

Gubernur Bali Wayan Koster Tangkil ke Pura Bukit Mentik Kintamani, Dorong Penguatan Desa Adat Batur

Sabtu, 03 Oktober 2026 • 11:16:01 WIB
Gubernur Bali Wayan Koster Tangkil ke Pura Bukit Mentik Kintamani, Dorong Penguatan Desa Adat Batur
Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri Muspayang Bhakti Nganyarin di Pura Bukit Mentik, Desa Adat Batur, Kintamani, Bangli.

BANGLI — Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri Muspayang Bhakti Nganyarin yang dirangkai dengan Karya Pujawali Ngusaba Purnamaning Sasih Kapat di Pura Bukit Mentik, Desa Adat Batur, Kintamani. Dalam kesempatan itu, Koster turut ngaturang bhakti bersama masyarakat setempat.

Koster menilai kawasan Gunung Batur dan Danau Batur menyimpan nilai spiritual dan budaya yang penting bagi masyarakat Bali. Kelestarian kawasan itu, katanya, tidak hanya menyangkut lingkungan, tetapi juga kehidupan adat dan spiritual warga.

Gunung dan Danau Batur Dinilai Anugerah yang Harus Dirawat

Menurut Koster, keberadaan Gunung Batur dan Danau Batur merupakan anugerah alam yang wajib dijaga. Ia meminta pembangunan di Kabupaten Bangli tetap memperhatikan keseimbangan antara kemajuan dan pelestarian alam, budaya, adat, serta kehidupan spiritual masyarakat.

"Ini harus kita rawat dengan baik," tegas Koster.

Ia menambahkan, menjaga Bali bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Koster menyebut nilai-nilai adat dan budaya warisan leluhur harus terus dipelihara agar tetap menjadi fondasi kehidupan masyarakat Bali.

"Jaga Bali agar tetap ajeg," ujarnya.

Desa Adat Disebut Punya Peran Strategis Jaga Tradisi dan Kawasan Sakral

Koster menyoroti penguatan desa adat sebagai bagian penting dalam menjaga keberlanjutan Bali. Desa adat, menurutnya, berperan strategis mempertahankan tradisi, nilai budaya, kehidupan sosial, serta menjaga kawasan-kawasan bernilai sakral.

Arah pembangunan Bali ke depan, lanjut Koster, harus tetap berlandaskan keseimbangan antara pembangunan fisik dan ekonomi dengan pelestarian alam, adat, budaya, dan kehidupan spiritual. Komitmen itu disebut menjadi bagian dari haluan pembangunan Bali untuk 100 tahun ke depan.

Tujuannya, memastikan Bali tetap memiliki jati diri dan kekuatan peradaban yang bersumber dari adat dan budaya. Upacara di Pura Bukit Mentik sendiri menjadi rangkaian Karya Pujawali Ngusaba Purnamaning Sasih Kapat yang melibatkan warga Desa Adat Batur dan sekitarnya.

Follow denpasar24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: diksimerdeka.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks