BALI — Veda Ega Pratama akan kembali berlaga di Sirkuit Twin Ring Motegi pada Moto3 Jepang 2026, 2-4 Oktober mendatang. Pebalap Honda Team Asia itu punya catatan sempurna di sirkuit ini setelah menyapu dua kemenangan IATC 2023. Modal tersebut menjadi bekal penting untuk mengumpulkan poin setelah finis ke-13 di Moto3 Austria.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjangnya sebelum akhirnya tampil di panggung Kejuaraan Dunia Moto3. Kini, situasinya berbeda karena Veda sudah naik kelas bersama Honda Team Asia.
Dua Kemenangan IATC 2023 di Motegi
Pada race pertama IATC 2023, Veda mengawali balapan dari posisi keenam. Ia langsung masuk ke grup terdepan dan terlibat persaingan ketat dengan pebalap tuan rumah.
Veda mampu menjaga ritme hingga menemukan momentum untuk melakukan overtake. Ia kemudian finis pertama dan mengamankan kemenangan.
Pada race kedua, konsistensi Veda kembali terlihat. Ia mempertahankan performa sepanjang balapan hingga menciptakan jarak dengan para rival menjelang garis finis.
Hasil tersebut membuat Veda finis di posisi pertama sekaligus mengumandangkan lagu Indonesia Raya untuk kedua kalinya di Motegi. Saat itu, ia memimpin klasemen sementara IATC 2023 dengan 95 poin.
Jalur Juara IATC hingga Debut Moto3
Di akhir musim IATC 2023, Veda sukses menjadi juara. Pencapaian itu mencetak sejarah buat dunia balap Indonesia.
Kini, Veda sudah berlaga di Kejuaraan Dunia Moto3 bersama Honda Team Asia. Pada musim debutnya sebagai rookie, ia mencatat sejarah sebagai pebalap Indonesia pertama yang naik podium dalam balapan Grand Prix setelah finis ketiga di Moto3 Brasil.
Performa Veda sepanjang musim 2026 sudah menghasilkan 100 poin. Setelah Moto3 Austria, ia berada di posisi kedelapan klasemen sementara.
Kecepatan Kompetitif di Austria
Di Austria, Veda menunjukkan kecepatan yang cukup kompetitif. Memulai balapan dari posisi ke-19, ia mampu merangsek hingga posisi keempat.
Insiden dengan David Muñoz dan hukuman Long Lap Penalty membuatnya harus puas finis ke-13. Hasil itu membuat Veda belum menambah poin signifikan di seri tersebut.
Seri Motegi menjadi kesempatan Veda untuk kembali mengumpulkan poin. Pengalaman dua kemenangan di sirkuit ini menjadi modal berharga yang tidak dimiliki banyak pebalap di grid Moto3 2026.
Pebalap asal Gunungkidul, DIY, itu akan kembali turun di Motegi pada seri ke-16 Moto3 2026. Jadwal balapan berlangsung pada 2-4 Oktober mendatang.