DENPASAR — Silaturahmi yang digelar di dua kantor cabang bank syariah itu menjadi langkah awal Kemenhaj Bali menjajaki kolaborasi dengan sektor keuangan syariah. Nasihuddin menyebut pertemuan ini sebagai bagian dari upaya mewujudkan tri sukses haji yang mencakup sukses ritual, sukses ekosistem ekonomi haji, serta sukses peradaban dan keadaban.
Dua bank yang dikunjungi, BSI Kantor Cabang Renon dan Bank Muamalat Kantor Cabang Denpasar, menyatakan kesanggupan berpartisipasi sebagai mitra pelaksana El-Hajj Bali Festival 2026. Keduanya juga akan mendukung program literasi keuangan syariah dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Target Produk Lokal Bali Tembus Pasar Arab Saudi
Nasihuddin menegaskan bahwa potensi ekonomi yang bisa dibawa Kemenhaj RI perlu dioptimalkan, terutama untuk mendukung penyelenggaraan ibadah haji dan umrah. Produk lokal Bali dinilai punya peluang besar masuk ke pasar Arab Saudi jika didampingi dengan baik.
"Kami diamanahi tugas tri sukses haji — sukses ritual, sukses ekosistem ekonomi haji, serta sukses peradaban dan keadaban. Karena itu, kami mendorong bagaimana potensi ekonomi yang bisa dibawa Kemenhaj RI, dengan target produk lokal Bali dapat menembus pasar Arab Saudi dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji dan umrah," ujar Nasihuddin.
Untuk mendukung tujuan tersebut, Kanwil Kemenhaj Bali mendorong pertemuan antara pelaku UMKM, perbankan, dan masyarakat. Kolaborasi ini diarahkan pada pengembangan produk lokal yang berorientasi pasar global.
El-Hajj Bali Festival 2026 Jadi Ajang Pertemuan UMKM dan Perbankan
El-Hajj Bali Festival 2026 dijadwalkan berlangsung 11 Oktober 2026. Ajang ini akan menjadi ruang pertemuan antara pelaku UMKM, perbankan syariah, dan masyarakat yang ingin mengembangkan produk berorientasi ekspor.
Keterlibatan BSI dan Bank Muamalat diharapkan memperkuat literasi keuangan syariah bagi masyarakat dan pelaku UMKM Bali. Kedua bank tersebut menyanggupi permintaan Kemenhaj Bali untuk menjadi mitra pelaksana festival.
Literasi Keuangan Syariah Jadi Fokus Pendampingan UMKM
Melalui kerja sama ini, Kanwil Kemenhaj Bali berharap keterlibatan perbankan syariah dapat mendukung pengembangan ekosistem ekonomi haji dan umrah dari Bali. Literasi keuangan syariah bagi masyarakat dan pelaku UMKM menjadi salah satu fokus pendampingan dalam kegiatan tersebut.
Kolaborasi antara Kemenhaj Bali dan perbankan syariah ini menandai upaya memperkuat ekosistem ekonomi haji yang tidak hanya berhenti pada aspek ritual. Produk lokal Bali diharapkan mendapat akses pasar yang lebih luas, termasuk ke Arab Saudi, seiring dengan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.