BALI — Laptop Lenovo lama dengan prosesor Ryzen 5, RAM 8GB, dan penyimpanan 1TB disulap menjadi server file keluarga menggunakan Nextcloud dan Tailscale. Alih-alih membeli NAS khusus, pemiliknya memanfaatkan perangkat yang sudah ada untuk menyimpan dokumen, foto, dan video seluruh anggota keluarga. Setup ini sudah berjalan hampir dua tahun dan masih dipakai hingga kini.
Laptop Lenovo berprosesor Ryzen 5 dengan RAM 8GB dan penyimpanan 1TB dinilai terlalu mumpuni untuk dibiarkan menganggur. Pemiliknya memilih menjalankan perangkat itu sebagai server file terpusat ketimbang merogoh kocek untuk NAS khusus. Windows 11 sebenarnya sudah punya fitur berbagi file jaringan bawaan, tapi jangkauannya terbatas di rumah saja.
Kebutuhan sebenarnya lebih dari itu. Anggota keluarga harus bisa membuka file lewat browser atau ponsel, menyinkronkan folder secara otomatis, dan mengakses semuanya tanpa memperlakukan laptop seperti PC Windows bersama. Solusinya: Nextcloud sebagai platform penyimpanan open-source, dipadukan Tailscale untuk akses dari luar jaringan rumah.
Nextcloud Beri Fitur Setara Google Drive
Nextcloud menyediakan hampir semua fitur yang biasa ditemukan di layanan seperti Google Drive. Setiap anggota keluarga mendapat akun terpisah dengan penyimpanan pribadi, plus folder bersama untuk menaruh dokumen, foto, dan video di satu tempat.
Hak akses bisa diatur per folder. Pemilik server menentukan siapa yang boleh melihat, mengedit, atau membagikan folder tertentu, bukan memberi akses bebas ke seluruh drive. Semua file juga bisa diakses lewat antarmuka web Nextcloud, jadi tidak perlu mengonfigurasi network drive di tiap komputer.
Nextcloud menyediakan klien desktop untuk Windows, macOS, dan Linux yang bisa menyinkronkan folder pilihan secara otomatis. Aplikasi Android dan iPhone juga tersedia untuk mengunggah foto dan video baru langsung dari ponsel. File versi lama dan file yang dihapus tetap disimpan untuk periode tertentu.
Fitur berbagi bekerja mirip Dropbox atau Google Drive. Folder bisa dibagikan ke pengguna Nextcloud lain, atau dibuat tautan dengan kata sandi dan tanggal kedaluwarsa. Ada pula aplikasi opsional untuk kalender, kontak, dokumen kolaboratif, dan panggilan video, meski pemilik server mengaku tidak pernah memakainya.
Butuh Docker dan Tailscale untuk Menjalankan
Nextcloud All-in-One berjalan lewat Docker Desktop dan sudah menyertakan database serta komponen lain yang dibutuhkan server. Setelah Docker Desktop terpasang, jalankan perintah Docker Run di Command Prompt Windows untuk memulai instalasi.
Sebelum menjalankan perintah itu, tentukan lokasi penyimpanan file keluarga. Secara default Nextcloud memakai Docker volume, tapi pemilik server lebih memilih menentukan folder khusus di drive laptop. Setelah instalasi selesai, buat akun Nextcloud terpisah untuk setiap anggota keluarga dan atur folder yang perlu dibagikan.
Komponen opsional seperti office, search, dan video call sebaiknya dinonaktifkan. Laptop dengan RAM 8GB hanya sanggup menangani tugas penyimpanan file dengan baik. Laptop juga harus tetap menyala agar Nextcloud bisa diakses. Atur agar perangkat tetap hidup saat tercolok, cek perilaku saat tutup layar, dan pastikan Docker Desktop otomatis berjalan saat login.
Nextcloud sudah bisa dipakai di jaringan lokal, tapi server file jadi kurang berguna kalau tidak bisa diakses dari luar rumah. Tailscale Serve memberi laptop alamat HTTPS privat dan meneruskan permintaan ke Nextcloud tanpa membuka port di router. Alamat itu hanya berfungsi untuk perangkat yang terhubung ke jaringan Tailscale.
Setiap anggota keluarga menghubungkan ponsel atau komputernya ke jaringan Tailscale, lalu membuka Nextcloud di browser atau aplikasinya dan masuk dengan akun masing-masing. Kekurangannya, Tailscale harus terpasang dan terhubung di setiap perangkat yang butuh akses. Tautan berbagi juga tidak akan berfungsi untuk orang di luar jaringan Tailscale, sehingga berbagi santai dengan pihak lain jadi terbatas.
Dua Tahun Berjalan, Masih Dipakai
Laptop itu sudah berjalan sebagai server file keluarga selama hampir dua tahun. Setelah Nextcloud dan akses jarak jauh terpasang, penggunaannya semudah layanan cloud pada umumnya. Namun, siapa pun yang ingin menjadikannya pengganti serius Google Drive harus meluangkan waktu memastikan data aman.
Aman dalam arti data dicadangkan ke sumber terpercaya, entah itu hard drive atau layanan cloud murah. Layanan cloud komersial punya beberapa lapis cadangan sehingga data hampir tidak pernah hilang. Kondisi itu tidak berlaku saat memakai laptop atau bahkan NAS untuk menjalankan server file.
Pemilik server tetap memakai Google Drive untuk pekerjaan penting dan file yang tidak boleh hilang. Google Drive juga memudahkan berbagi dengan orang di luar keluarga. Nextcloud memang bisa diberi akses ke orang lain, tapi tidak semua rekan kerja mau memakainya, sementara alat kolaborasi Google lebih praktis.
Pendekatan ini cocok untuk siapa saja yang punya laptop lama, nyaman merawat layanan self-hosted, dan ingin tempat privat untuk file keluarga. Selama dua tahun, laptop Lenovo itu membuktikan perangkat tua masih bisa punya peran produktif tanpa perlu beli perangkat baru.