Pencarian

Kunjungan Wisman Bali Maret 2026 Turun, Turis Tiongkok Anjlok Paling Dalam

Selasa, 05 Mei 2026 • 22:13:01 WIB
Kunjungan Wisman Bali Maret 2026 Turun, Turis Tiongkok Anjlok Paling Dalam
Kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali pada Maret 2026 turun menjadi 472.070 orang.

DENPASAR — Arus kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali menunjukkan kelesuan pada periode Maret 2026. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mengonfirmasi total kunjungan hanya menyentuh angka 472.070 orang, merosot cukup signifikan jika disandingkan dengan capaian pada Februari.

Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi pelaku industri pariwisata di Bali. Penurunan jumlah kunjungan secara bulanan (month-to-month) ini memutus tren positif yang sempat terbangun di awal tahun, sekaligus memberikan sinyal perlambatan di sektor andalan ekonomi lokal tersebut.

Penyebab Kunjungan Wisman Tiongkok Mengalami Penurunan Terdalam

Dari seluruh negara asal wisatawan, Tiongkok mencatatkan persentase penurunan yang paling tajam. Padahal, pasar Negeri Tirai Bambu selama ini menjadi salah satu pilar utama volume kunjungan ke Bali selain Australia dan India.

BPS Bali menyebutkan bahwa pergeseran tren perjalanan internasional dan faktor musiman di negara asal menjadi pemicu utama. Penurunan ini berdampak langsung pada tingkat hunian kamar di kawasan yang selama ini menjadi basis turis Tiongkok, seperti Kuta dan Benoa.

"Penurunan ini memang terlihat paling menonjol pada pasar Tiongkok," tulis laporan resmi BPS Provinsi Bali dalam rilis bulanan terbaru mereka.

Dampak Terhadap Okupansi Hotel dan Sektor Jasa Wisata

Menurunnya angka kunjungan ke level 472.070 orang ini berimbas pada rantai pasok pariwisata daerah. Selain sektor akomodasi, bisnis transportasi wisata dan pemandu wisata yang menguasai bahasa Mandarin turut merasakan dampak langsung dari hilangnya momentum di bulan Maret ini.

Meski demikian, Bali tetap berupaya menjaga daya tarik melalui diversifikasi pasar ke negara-negara di kawasan Eropa dan Amerika yang memiliki masa tinggal lebih lama (length of stay). Strategi ini diharapkan mampu mengompensasi penurunan volume kunjungan dari pasar Asia Timur.

Bagaimana Proyeksi Kunjungan Wisatawan Bali di Kuartal Berikutnya?

Pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan pariwisata kini mulai memetakan strategi promosi untuk menyambut periode libur tengah tahun. Evaluasi terhadap penurunan di Maret 2026 menjadi krusial agar target tahunan kunjungan wisman tidak meleset dari target yang telah ditetapkan dalam APBD.

Fokus utama kini beralih pada penguatan kalender acara (event) internasional di Bali untuk memicu kembali minat berkunjung. Kehadiran sejumlah konferensi tingkat dunia dan festival budaya pada bulan-bulan mendatang diharapkan mampu mendongkrak kembali angka kunjungan wisman melampaui angka 500 ribu per bulan.

Bagikan
Sumber: radarbadung.jawapos.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks