Pencarian

Bawaslu Bali Tekankan Disiplin SDM dan Akuntabilitas di Bawaslu Klungkung

Selasa, 05 Mei 2026 • 15:18:10 WIB
Bawaslu Bali Tekankan Disiplin SDM dan Akuntabilitas di Bawaslu Klungkung
Bawaslu Bali melakukan monitoring dan evaluasi fokus pada disiplin SDM dan akuntabilitas di Bawaslu Klungkung.

KLUNGKUNG — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bali melakukan inspeksi mendalam terhadap kinerja jajaran pengawas di tingkat kabupaten. Fokus utama dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) kali ini menyasar pada aspek kedisiplinan pegawai serta transparansi pelaporan administrasi.

Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Pendidikan dan Pelatihan Bawaslu Bali, I Nyoman Gede Putra Wiratma, menempatkan aspek SDM sebagai fondasi utama organisasi. Menurutnya, pengawasan pemilu yang berkualitas mustahil terwujud tanpa integritas individu yang kuat di dalam lembaga.

“Penguatan SDM harus dimulai dari kesadaran individu terhadap tanggung jawabnya. Disiplin dan rasa syukur menjadi dasar untuk menjaga konsistensi kinerja,” ujar Wiratma di Kantor Bawaslu Klungkung, Senin (4/5/2026).

Bagaimana Bawaslu Bali Menilai Profesionalitas Lembaga?

Selain faktor personal, Wiratma menyoroti akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan dan administrasi sebagai indikator utama profesionalitas. Bawaslu Klungkung dinilai telah menunjukkan performa yang cukup baik, terutama pada aspek serapan anggaran dan ketepatan waktu pelaporan.

Meski demikian, tim monev memberikan catatan khusus terkait penguatan kearsipan. Tata kelola dokumen bukan sekadar urusan teknis di atas kertas, melainkan bagian integral dari sistem pertanggungjawaban institusional yang diatur ketat oleh regulasi.

Wiratma menegaskan bahwa setiap rupiah yang digunakan dan setiap keputusan yang diambil harus terdokumentasi dengan rapi. Hal ini krusial untuk menghadapi potensi sengketa atau audit di masa mendatang.

Komitmen Bawaslu Klungkung Perkuat Tata Kelola Internal

Ketua Bawaslu Klungkung, I Komang Supardika, menyambut baik hasil evaluasi dari tingkat provinsi tersebut. Ia menganggap monev bukan formalitas rutin, melainkan instrumen strategis untuk menjaga ritme kerja organisasi agar tetap berada di jalur yang benar.

“Monitoring dan evaluasi ini menjadi momentum untuk memastikan seluruh aspek kelembagaan berjalan optimal dan terukur,” kata Supardika. Ia memastikan seluruh jajarannya akan segera melakukan pembenahan pada poin-poin yang menjadi catatan tim provinsi.

Hasil evaluasi ini akan dijadikan pijakan dalam memperkuat tata kelola internal, terutama menyangkut sinkronisasi antara administrasi, manajemen SDM, dan laporan keuangan. Supardika berkomitmen untuk terus meningkatkan standar kerja di Klungkung.

Kegiatan ini memberikan sinyal kuat bahwa profesionalitas Bawaslu tidak hanya diuji saat tahapan pemilu berlangsung di lapangan. Keberhasilan lembaga juga ditentukan oleh sejauh mana pembenahan internal dan disiplin birokrasi dijalankan secara serius dan berkelanjutan.

Bagikan
Sumber: kabarbalihits.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks