BALI — Museum Satria Mandala di Jalan Gatot Subroto No.14, Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, kini tampil lebih modern lewat penataan koleksi dan ruang sejarah interaktif. Revitalisasi ini menyasar sarana prasarana sekaligus konsep penyajian yang lebih adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman. Bagi traveler yang ingin menyelami sejarah perjuangan TNI, wajah baru museum ini menawarkan pengalaman yang berbeda dari sebelumnya.
Kepala Pusat Sejarah TNI, Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan, menyebut revitalisasi Museum Satria Mandala sebagai langkah strategis memperkuat peran museum sebagai pusat edukasi, literasi sejarah, dan pelestarian nilai-nilai perjuangan TNI. Upaya itu tidak berhenti pada pembenahan bangunan, tetapi juga mencakup pengembangan konsep penyajian yang lebih informatif.
Salah satu ruang yang mengalami perubahan adalah area koleksi alat senjata. Dulu, koleksi hanya diletakkan di atas lantai. Kini, benda-benda bersejarah itu sudah diberi pagar dan diposisikan lebih tinggi.
Penataan senjata tradisional dibuat melingkar di tengah ruangan, dikelilingi beragam senjata lain di setiap sisi. Tata letak ini membuat pengunjung bisa melihat koleksi dari berbagai sudut tanpa mengganggu area pameran.
Selain melihat koleksi persenjataan, ruang ini menjadi salah satu spot foto menarik bagi pengunjung. Konsep penyajian yang lebih modern membuat museum tidak lagi sekadar tempat memandang artefak dari balik kaca.
Ruang sejarah interaktif menjadi bagian dari wajah baru Museum Satria Mandala. Penataan ulang ini menyasar pengunjung dari kalangan generasi muda agar lebih tertarik mempelajari sejarah perjuangan bangsa.
Stefie berharap revitalisasi ini membuat Museum Satria Mandala semakin mampu menjadi ruang pembelajaran sejarah perjuangan bangsa yang menarik bagi generasi muda.
"Melalui revitalisasi ini, Museum Satria Mandala diharapkan semakin mampu menjadi ruang pembelajaran sejarah perjuangan bangsa yang menarik bagi generasi muda, sekaligus memperkokoh semangat patriotisme, nasionalisme, dan penghargaan terhadap jasa para pahlawan," kata dia.
Museum Satria Mandala beralamat di Jalan Gatot Subroto No.14, Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Lokasinya berada di kawasan perkantoran dan mudah dijangkau dari pusat kota Jakarta.
Informasi terkini soal jam buka, harga tiket masuk, dan jadwal kunjungan dapat dikonfirmasi langsung ke pihak museum atau dinas pariwisata setempat.
Datang pada hari kerja jika ingin suasana lebih tenang dan leluasa menikmati setiap ruang pameran. Siapkan waktu setidaknya dua jam untuk menelusuri seluruh koleksi.
Bagi keluarga yang membawa anak, ruang sejarah interaktif bisa jadi titik awal yang baik sebelum masuk ke area koleksi senjata dan artefak lainnya.
Museum Satria Mandala dengan wajah barunya cocok masuk daftar kunjungan akhir pekan di Jakarta, terutama bagi traveler yang ingin mengenal lebih dekat sejarah perjuangan TNI lewat penyajian yang lebih modern.