Timnas Indonesia Vs Malaysia di GBK: Modal Kemenangan 5-1 Tahun 2010

Penulis: Bayu Nugroho  •  Senin, 28 September 2026 | 18:47:01 WIB
Stadion Utama Gelora Bung Karno menjadi lokasi laga penentu Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia dan Malaysia.

BALI — Timnas Indonesia kembali menghadapi Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno dalam laga penentu Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Duel ini mengingatkan pada 1 Desember 2010, saat Skuad Garuda mengganyang Harimau Malaya 5-1 di venue yang sama pada fase grup Piala AFF.

Pertandingan kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (28/9), menjadi penentu siapa yang berhak memuncaki klasemen. Indonesia menempati peringkat kedua dengan 3 poin hasil menang 2-0 atas Singapura, sementara Malaysia di puncak dengan poin sama berkat kemenangan 3-0 atas Bangladesh.

Kemenangan wajib diraih Tim asuhan John Herdman jika ingin menggusur Malaysia. Harimau Malaya cukup bermain imbang untuk mempertahankan posisi puncak.

Rekor 5-1 di GBK Jadi Modal Mental Skuad Garuda

Indonesia punya catatan manis menghadapi Malaysia di hadapan pendukung sendiri. Pada 1 Desember 2010, Skuad Garuda menang 5-1 dalam laga fase Grup A Piala AFF 2010 di Stadion GBK.

Laga itu sempat berjalan sulit. Malaysia unggul lebih dulu lewat gol Norshahrul Idlan bin Talaha yang membobol gawang Markus Horison pada menit ke-18.

Indonesia merespons cepat. Empat menit berselang, Asraruddin Putra Omar mencetak gol bunuh diri yang menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-22.

Cristian Gonzales hingga Irfan Bachdim Bikin Malaysia Tak Berdaya

Cristian Gonzales membawa Indonesia berbalik unggul 2-1 lewat golnya pada menit ke-33. Keunggulan itu menambah kepercayaan diri Skuad Garuda di babak kedua.

Pada menit ke-52, Muhammad Ridwan mencetak gol ketiga Indonesia setelah melakukan operan satu-dua dengan Ahmad Bustomi. Arif Suyono yang masuk sebagai pengganti menambah penderitaan Malaysia menjadi 4-1 pada menit ke-76.

Irfan Bachdim menutup kemenangan 5-1 pada menit ke-90+4 setelah memaksimalkan umpan dari sisi kiri. Skor itu menjadi salah satu kemenangan terbesar Indonesia atas Malaysia di era Piala AFF.

Statistik Pertemuan dan Kebutuhan Poin Kedua Tim

  • Indonesia: 3 poin, menang 2-0 atas Singapura, posisi kedua Grup A
  • Malaysia: 3 poin, menang 3-0 atas Bangladesh, posisi puncak Grup A
  • Indonesia wajib menang untuk memuncaki klasemen
  • Malaysia cukup imbang untuk bertahan di puncak
  • Rekor terakhir di GBK: Indonesia 5-1 Malaysia (1 Desember 2010)

Kemenangan atas Malaysia akan membuka jalan Indonesia ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026. Sebaliknya, hasil imbang atau kekalahan membuat Malaysia tetap di puncak dan mengunci posisi Indonesia di peringkat kedua.

Momen 15 tahun lalu menjadi referensi jelas bagi John Herdman dan para pemain. Stadion GBK pernah menjadi saksi bagaimana Indonesia bangkit setelah tertinggal lebih dulu dan menutup laga dengan kemenangan telak.

Reporter: Bayu Nugroho
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top