Survei Hint App: 61 Persen Traveler Sengaja Berubah Perilaku Saat Liburan

Penulis: Darmawan Putra  •  Senin, 28 September 2026 | 11:18:31 WIB
Survei Hint App melibatkan 14.673 responden dewasa dari enam kawasan untuk memetakan perilaku perjalanan.

BALI — Survei Hint App terhadap 14.673 responden dewasa dari Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Uni Eropa, Australia, dan Amerika Latin menemukan 61 persen traveler sengaja berperilaku berbeda saat bepergian dibanding di rumah. Perubahan itu mencakup belanja lebih boros, pulang lebih malam, hingga mencoba pengalaman yang biasanya ditolak. Temuan ini dilaporkan Euronews dan menyoroti cara liburan mengubah standar pengambilan keputusan seseorang.

Hint App melibatkan responden dari enam kawasan dalam survei yang digelar untuk memetakan perilaku perjalanan. Mayoritas peserta menggambarkan diri mereka sebagai orang teratur dengan rutinitas harian yang bisa diprediksi. Namun begitu masuk mode liburan, standar yang mereka pakai berubah.

Mengapa Liburan Mengubah Cara Orang Mengambil Keputusan

Sebanyak 47 persen responden mengaku pernah sengaja melakukan sesuatu saat liburan hanya karena merasa hal itu lebih pantas dilakukan ketika bepergian. Mereka mengakui kemungkinan besar tidak akan mengambil keputusan yang sama jika berada di rumah.

Temuan itu menunjukkan traveler memakai standar berbeda dalam menilai keputusan mereka sendiri. Aturan sehari-hari diganti dengan patokan baru yang membuat waktu, uang, dan tenaga yang dikeluarkan selama perjalanan terasa sepadan.

Belanja Suvenir dan Malam yang Terasa Terlalu Berharga

Kebiasaan berbelanja jadi contoh paling jelas. Sebanyak 38 persen responden pernah membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu mereka butuhkan hanya karena barang itu terkait kenangan perjalanan.

Barang yang dianggap tidak penting dalam kehidupan sehari-hari jadi terasa berharga karena mengingatkan pada destinasi yang belum tentu bisa dikunjungi lagi. Pola serupa muncul pada aktivitas malam: 42 persen responden mengaku tetap keluar atau beraktivitas lebih lama karena tidak ingin menyia-nyiakan malam selama perjalanan.

Bagi sebagian traveler, jumlah malam dalam satu liburan terbatas. Setiap momen terasa terlalu berharga untuk dilewatkan begitu saja.

Baru Sadar Setelah Pulang ke Rumah

Perubahan perilaku itu tidak selalu disadari saat sedang berlangsung. Sebanyak 35 persen responden mengaku baru menyadari telah melakukan sesuatu yang cukup berbeda dari kebiasaan sehari-hari setelah pulang ke rumah.

Penelitian ini tidak bisa memastikan apakah perilaku saat liburan merupakan cerminan diri yang sebenarnya. Namun hasilnya menunjukkan kebiasaan yang dijalani di rumah mungkin lebih fleksibel daripada yang disadari banyak orang.

Bagi 61 persen responden yang sengaja mengubah perilaku saat bepergian, liburan menjadi kesempatan keluar sejenak dari aturan yang biasanya mereka ikuti. Entah itu membeli barang yang sebenarnya tidak diperlukan, menikmati malam lebih lama, atau mencoba pengalaman yang biasanya akan mereka tolak.

Reporter: Darmawan Putra
Sumber: travel.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top