BULELENG — Peluang investasi akomodasi di kawasan wisata Bali Utara kembali terbuka. Sebuah hotel dengan akses langsung ke Pantai Lovina, Singaraja, dikabarkan tersedia untuk disewa dengan jangka waktu minimal lima tahun dan nilai kontrak Rp 1,2 miliar per tahun.
Properti yang diiklankan tanpa perantara ini menempati lahan seluas 1.950 meter persegi dengan total luas bangunan mencapai 1.450 meter persegi. Hotel yang dibangun pada 2016 tersebut memiliki 20 kamar tidur sekaligus 20 kamar mandi, menjadikannya aset yang potensial untuk dijalankan sebagai bisnis perhotelan maupun villa sewa.
Bangunan yang menghadap ke arah barat laut ini tidak hanya menawarkan kamar, tetapi juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang operasional. Di area hotel terdapat kolam renang dewasa, kolam anak-anak, ruang makan, restoran, bar, serta dapur yang siap digunakan.
Manajemen properti juga menyediakan area taman, jalur jogging, dan tempat parkir yang luas untuk menunjang kenyamanan tamu. Seluruh fasilitas tersebut disewakan dalam kondisi semi furnished, sehingga penyewa tidak perlu memulai dari nol untuk perlengkapan dasar.
Dari sisi teknis, hotel ini telah dilengkapi dengan instalasi listrik berdaya 27.000 Watt serta pasokan air dari PDAM dan tangki cadangan air. Tersedia pula carport dan akses paving di area hotel yang memudahkan mobilitas kendaraan pengunjung.
Untuk kebutuhan operasional kamar, pengelola menyediakan perlengkapan toiletries di setiap unit. Sementara itu, status kepemilikan tanah yang ditawarkan adalah hak milik atau SHM dengan luas kamar standar 22 meter persegi.
Lovina selama ini dikenal sebagai kawasan wisata pesisir di Bali Utara yang menawarkan suasana berbeda dari keramaian wilayah selatan. Pantai Lovina memiliki daya tarik utama berupa atraksi lumba-lumba di pagi hari yang menjadi magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Keberadaan hotel dengan akses langsung ke pantai menjadi nilai jual tersendiri. Selain itu, lokasi ini juga dekat dengan pasar tradisional dan pusat perbelanjaan, sehingga memudahkan kebutuhan operasional harian hotel.
Bagi calon penyewa, properti ini dinilai cocok untuk dikembangkan sebagai hotel butik atau penginapan bergaya resort. Iklan yang dipublikasikan melalui platform Rumah123 menegaskan bahwa proses sewa dilakukan tanpa perantara atau broker, dengan komitmen kontrak minimal lima tahun.