Prabowo dan Koster Groundbreaking PLTS 100 GWp di Gilimanuk, Bali Dapat Alokasi 1.000 GWp

Penulis: Darmawan Putra  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:07:31 WIB
Presiden Prabowo Subianto menghadiri peluncuran dan groundbreaking Program PLTS 100 GWp Site Gilimanuk di Denpasar, Bali.

DENPASAR — Gubernur Bali Wayan Koster bersama Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menandatangani Kesepakatan Bersama Percepatan Pengembangan Infrastruktur Ketenagalistrikan Berbasis Energi Terbarukan di Provinsi Bali. Penandatanganan ini berlangsung dalam rangkaian acara peluncuran sekaligus groundbreaking Program PLTS 100 GWp Site Gilimanuk yang dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Acara yang digelar di Denpasar itu turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, hingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kehadiran para pejabat tinggi negara tersebut menegaskan komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pembangunan ekosistem energi hijau di Bali.

Alokasi 1.000 GWp untuk Bali

Dalam sambutannya, Koster menyampaikan bahwa Bali mendapat alokasi kapasitas sebesar 1.000 GWp dari program nasional tersebut. Angka ini sejalan dengan visi Bali Mandiri Energi dengan Energi Bersih yang telah ditetapkan sejak 2019 melalui Peraturan Gubernur Nomor 45 Tahun 2019.

Gubernur menegaskan bahwa tugas pemerintah daerah adalah memanfaatkan lahan negara yang tidak produktif untuk mendukung kebutuhan energi masyarakat. Langkah ini sekaligus menjaga citra Bali sebagai destinasi wisata dunia dengan lingkungan yang bersih.

PLTS Dinilai Jadi Penguat Daya Tarik Pariwisata

Koster menyebut PLTS sebagai solusi energi murah yang sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata Bali. Menurutnya, infrastruktur hijau ini menjadi bagian penting dari upaya menjaga keberlanjutan lingkungan di tengah tingginya kunjungan wisatawan ke Pulau Dewata.

Dirut PLN Darmawan Prasodjo menambahkan bahwa program ini menjadi tonggak penting bagi Indonesia. Ia menyatakan transisi dari energi fosil yang mahal menuju energi domestik yang murah dan bersih akan membuat sistem kelistrikan Bali lebih handal.

Sinergi Pusat dan Daerah Jadi Kunci Akselerasi

Darmawan menekankan bahwa akselerasi program PLTS membutuhkan sinergi erat antara pemerintah pusat dan daerah. Penyediaan lahan menjadi kunci utama dalam merealisasikan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya berskala besar tersebut.

Ia menilai keandalan sistem kelistrikan Bali akan berdampak langsung pada sektor pariwisata dan penguatan ekonomi hijau di provinsi tersebut. Program PLTS 100 GWp sendiri merupakan bagian dari target nasional untuk mencapai kemandirian energi berbasis sumber daya terbarukan.

Dengan adanya kesepakatan bersama ini, pemerintah pusat dan Provinsi Bali memiliki payung hukum untuk mempercepat realisasi proyek. Langkah selanjutnya adalah identifikasi dan penyiapan lahan-lahan negara yang tidak produktif untuk dijadikan lokasi pembangkit listrik tenaga surya.

Reporter: Darmawan Putra
Sumber: kabarnusa.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top