Gubernur Bali Koster Tugaskan 9 Bupati-Wali Kota Gelar Traktir Makan Gratis di 15 UMKM Saat Tumpek Krulut, Ini Daftar Lokasinya

Penulis: Zulfikar Ahmad  •  Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:44:31 WIB
Gubernur Bali Wayan Koster menugaskan sembilan bupati dan wali kota untuk menggelar traktir makan gratis di 15 UMKM saat perayaan Tumpek Krulut.

GIANYAR — Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa perayaan Rahina Tumpek Krulut akan menjadi agenda wajib bagi seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Bali. Instruksi ini disampaikan langsung saat ia menghadiri program traktir makan gratis di Warung Nasi Pindang Dadong Rintin, Banjar Blahbatuh, Desa Batuan Kaler, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Sabtu (1/8).

Koster menyebut konsep perayaan ini dirancang untuk melakukan dua hal sekaligus: menjaga kelestarian tradisi adiluhung serta menghidupkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. "Kabupaten dan kota se-Bali akan saya tugaskan merayakannya dengan model seperti ini. Pertama, menghormati warisan adiluhung leluhur kita, Tumpek Krulut. Kedua, mengangkat UMKM lokal, terutama kuliner dan kearifan lokal," ujarnya.

15 UMKM di 9 Kabupaten/Kota Terima Program Traktir Gratis

Program makan gratis tersebut digelar serentak di 15 titik UMKM yang tersebar di sembilan kabupaten/kota se-Bali. Masyarakat dapat menikmati beragam sajian khas Bali seperti nasi jinggo, nasi pindang, babi guling, lawar, hingga kopi khas Bali tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Berikut daftar lengkap lokasi UMKM yang menjadi titik pelaksanaan program traktir gratis pada Tumpek Krulut:

  • Denpasar: Jenar di Jalan Kaliasem II A dan Warung Nasi Jinggo Bu Jero di kawasan Kreneng.
  • Badung: Babi Guling Men Lari.
  • Bangli: Babi Guling Pande Bangli.
  • Buleleng: Kedai Kopi Dekakiang.
  • Gianyar: Warung Nasi Pindang Dadong Rintin dan Warung Gorong.
  • Klungkung: Lawar X Balung Klungkung.
  • Tabanan: Kedai Tangkil.
  • Jembrana: Warung Babi Guling Bu Komang, Warung Babi Guling Niki Bu Komang, dan Griya Coffee–Space & Roastery.
  • Karangasem: Warung Babi Guling Mek Alit dan Toko Kopi Sumber Redjeki.

Omzet Warung Naik Hampir Dua Kali Lipat

Dampak positif program ini dirasakan langsung oleh pelaku usaha. I Wayan Suarsa, pemilik Warung Nasi Pindang Dadong Rintin, mengaku jumlah pengunjung meningkat signifikan selama program berlangsung. Omzet harian warung yang berdiri sejak 1960-an itu biasanya berkisar Rp6 juta hingga Rp7 juta, namun selama acara berlangsung diperkirakan menembus angka Rp10 juta.

Meski demikian, Suarsa menyoroti pemberitahuan yang ia terima terbilang mendadak sehingga persiapan belum maksimal. "Kami dapat informasi mendadak, jadi persiapannya belum maksimal. Ke depan kalau ada lagi semoga bisa lebih awal supaya pelayanan lebih baik dan tidak mengecewakan," katanya.

Salah seorang warga, Atik, mengaku awalnya hanya berniat membeli nasi di warung tersebut. "Tadi lewat mau beli nasi, ternyata benar ada gratisan. Senang sekali, pemerintah sudah peduli kepada masyarakat," ujarnya.

Rangkaian Acara: Layanan Kesehatan hingga Konser Gratis

Program traktir kuliner gratis ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Tumpek Krulut yang mengusung semangat 'Ajeg Bali, Ajeg Kuliner Bali'. Selain itu, Pemerintah Provinsi Bali juga menggelar pelayanan kesehatan gratis secara serentak di fasilitas kesehatan pemerintah maupun swasta mulai pukul 08.00 Wita.

Pada malam harinya, rangkaian perayaan ditutup dengan konser gratis di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Provinsi Bali. Sejumlah musisi Bali seperti Bagus Wirata, Lolot Band, Joni Agung, Leeyonk Sinatra, Yong Sagita, Bintang Band, Bayu KW, Lebri Partami, Putri Bulan, dan Agus Veron dijadwalkan tampil menghibur masyarakat.

Koster menegaskan, program ini bukan sekadar seremonial perayaan, tetapi juga strategi memperkuat keberadaan UMKM di tengah gempuran industri kuliner modern. Dengan melibatkan pemerintah kabupaten dan kota, ia berharap dampak ekonomi dari perayaan budaya ini dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat Bali.

Reporter: Zulfikar Ahmad
Sumber: nusabali.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top