BADUNG — GWK Cultural Park menyiapkan rangkaian acara berbeda pada perayaan HUT Kemerdekaan RI tahun ini. Manajemen memperkenalkan konsep "PESTA" yang memadukan seni budaya, kuliner, hiburan musik, hingga kampanye kelestarian lingkungan dalam satu kawasan.
Public Relation Dept. Head GWK Cultural Park, Rr. Indriani Kusuma, mengatakan konsep ini dirancang agar festival tidak sekadar menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah penguatan nilai budaya yang melibatkan masyarakat luas.
Akronim "PESTA" dalam gelaran tahun ini dijabarkan manajemen menjadi lima pilar kegiatan yang saling terhubung. Pertama, Panggung Budaya yang menampilkan lomba khas kemerdekaan dan pertunjukan seni. Kedua, Eksplorasi Rasa yang menghadirkan sajian kuliner nusantara.
Sementara itu, elemen Sorak-sorai menjadi ruang hiburan musik dan kegembiraan bersama. Elemen Titik Temu disiapkan sebagai area interaksi antar pengunjung, dan Alam Lestari menekankan aspek keberlanjutan lingkungan di kawasan GWK.
"Jadi Pesta Rakyat tahun ini mengandung kelima unsur tersebut. Jadi ada unsur budayanya, kemudian ada sajian kuliner khas kemerdekaan," terang Rani dalam konferensi pers di Jendela Bali Resto.
Untuk mengisi elemen Panggung Budaya, GWK menggandeng SMA Negeri 2 Denpasar yang akan menampilkan teaterikal Teater Topeng. Pengunjung dewasa maupun anak-anak juga bisa mengikuti lomba panjat pinang, tarik tambang, dan berbagai perlombaan khas 17 Agustus setelah melakukan registrasi di lokasi.
Sektor kuliner akan dimeriahkan oleh 30 booth UMKM yang menempati area strategis Lotus Pond. Para pedagang lokal ini akan berjualan selama dua hari penyelenggaraan, yakni pada 16-17 Agustus 2026.
Panggung hiburan musik atau elemen Sorak-sorai akan diisi oleh deretan musisi ternama, mulai dari talenta lokal hingga artis nasional. Manajemen telah mengonfirmasi penampilan Soulfood, D'Masiv, Juicy Luicy, dan Aldi Taher dalam acara tersebut.
Satu penampil kejutan disebutkan akan segera diumumkan manajemen dalam waktu dekat. Selain pesta kembang api, pengunjung yang membeli tiket berkesempatan memenangkan undian berhadiah utama.
"Jadi sorak-sorainya di situ kita bernyanyi dan joget bersama serta pesta kembang api. Tapi kita juga ada undian berhadiah," kata Prima, Event & Experience Dept. Head GWK sekaligus Koordinator Acara.
Hadiah yang diundi meliputi sepeda motor, motor listrik, laptop, dan iPhone. Seluruh pengunjung atau pembeli tiket Pesta Rakyat otomatis menjadi peserta undian tersebut.
Dengan rangkaian acara yang padat, manajemen menargetkan total kunjungan mencapai 12.500 orang selama dua hari penyelenggaraan, atau rata-rata 6.000 pengunjung per hari. Angka ini menunjukkan optimisme pengelola terhadap animo masyarakat menyambut perayaan kemerdekaan.
Harapannya, Pesta Rakyat GWK 2026 menjadi destinasi utama bagi warga Bali maupun wisatawan untuk merayakan semangat kemerdekaan dalam atmosfer budaya yang kental. Seluruh rangkaian acara dirancang berlangsung dari pagi hingga malam di kawasan taman budaya yang menghadap langsung ke Samudra Hindia tersebut.