BALI — Dua headphone over-ear paling dinanti tahun ini akhirnya bisa dibandingkan secara langsung. Sony WH-1000XM6 dan Apple AirPods Max 2 sama-sama mendapat skor 4,5 bintang dari TechRadar setelah diuji berjam-jam. Namun, di balik kualitas suara dan ANC yang luar biasa, ada perbedaan signifikan yang menentukan pilihan terbaik untuk kantong dan gaya hidup Anda.
Perbedaan paling mencolok ada di banderol. AirPods Max 2 dijual seharga USD 549 (sekitar Rp 9,1 juta), sementara Sony WH-1000XM6 lebih ramah di kantong dengan harga USD 449 (sekitar Rp 7,4 juta). Selisih USD 100 ini diikuti perbedaan spesifikasi teknis yang krusial.
Ini adalah pertarungan antara pengguna setia Apple dan pengguna ponsel pada umumnya. AirPods Max 2 dibekali chip H2 yang menghadirkan segudang fitur eksklusif untuk perangkat Apple: Spatial Audio dengan head-tracking, perpindahan otomatis antar perangkat iCloud, integrasi Siri, dan fitur Live Translation. Sayangnya, pengguna Android tidak bisa mengakses fitur-fitur ini dan bahkan tidak bisa mengubah equalizer (EQ) secara langsung.
Di sisi lain, Sony WH-1000XM6 adalah headphone paling serbaguna. Aplikasi Sound Connect memungkinkan pengguna iOS dan Android mengakses EQ 10-band, mode mendengarkan berdasarkan skenario (scene-based listening), fitur Speak-to-Chat, dan peredam bising mikrofon untuk panggilan yang superior. Sony juga unggul dalam kualitas panggilan suara berkat penekanan noise latar yang lebih baik.
Kedua headphone ini menawarkan kualitas suara yang luar biasa, tapi dengan pendekatan yang bertolak belakang. AirPods Max 2 menghadirkan panggung suara (soundstage) yang sangat luas dan imersif. Vokal terdengar lapang, detail instrumen halus, dan nuansa trek klasik atau akustik terasa sangat emosional. Namun, headphone ini tidak mendukung codec Bluetooth resolusi tinggi seperti LDAC milik Sony.
Sony WH-1000XM6 justru unggul dengan pendekatan yang lebih padat, punchy, dan bertenaga. Bass-nya menghantam dengan presisi, namun tetap seimbang dengan vokal yang jernih. Berkat dukungan prosesor QN3 dan fitur DSEE Extreme, kualitas audio dari file kompresi pun bisa di-upgrade. Untuk genre musik yang enerjik seperti EDM, pop, atau rock, Sony terasa lebih "hidup".
Kesimpulannya, pilihan tergantung selera. Jika Anda menginginkan soundstage paling detail dan natural, AirPods Max 2 jawabannya. Namun, jika Anda lebih suka suara yang bertenaga dan kaya fitur, Sony adalah pemenangnya.
Dari segi estetika, AirPods Max 2 jelas lebih mencolok dengan bodi aluminium yang premium, pilihan warna mencolok, dan headband kain yang elegan. Namun, desain ini mengorbankan portabilitas. Headphone ini tidak bisa dilipat dan hanya datang dengan "Smart Case" aneh yang tidak melindungi headband.
Sony WH-1000XM6 justru unggul dalam hal kepraktisan. Meski desainnya lebih sederhana dan polos, headphone ini bisa dilipat hingga sangat ringkas. Sony juga menyertakan hard case bermagnet yang jauh lebih protektif. Bobotnya yang lebih ringan membuatnya lebih nyaman dipakai berjam-jam, terutama saat bepergian.
Setelah membandingkan semua aspek, Sony WH-1000XM6 keluar sebagai pilihan terbaik untuk mayoritas pembeli. Dengan harga lebih murah, Anda mendapatkan daya tahan baterai dua kali lipat, kualitas panggilan lebih baik, desain portabel, dan kompatibilitas lintas platform yang sempurna. Headphone ini adalah all-rounder sejati.
AirPods Max 2 hanya layak dipilih jika Anda adalah pengguna fanatik ekosistem Apple yang menginginkan integrasi mulus, desain paling premium, dan panggung suara paling luas. Namun, baterai 20 jam dan harga selangit membuatnya sulit direkomendasikan untuk pengguna Android atau mereka yang sering bepergian.