BADUNG — BUMN pengelola kawasan The Nusa Dua, ITDC, memastikan penataan Peninsula Island berjalan sesuai target. General Manager The Nusa Dua I Made Agus Dwiatmika mengungkapkan, akses menuju destinasi wisata alam Water Blow di dalam kawasan tersebut sudah rampung 78,5 persen.
Water Blow sendiri merupakan objek wisata alam yang menyuguhkan deburan ombak memecah karang, menghasilkan semburan buih yang menjadi favorit wisatawan, khususnya para pecinta fotografi.
Selain akses Water Blow, ITDC juga merampungkan sejumlah pekerjaan penunjang. Penataan eks jalan menuju Peninsula Island sudah mencapai 98 persen. Sementara itu, penanaman rumput di area amphitheatre telah selesai 100 persen dan pemasangan batu andesit di area helipad juga sudah rampung dikerjakan.
Pengerjaan lain yang tengah dikebut meliputi peremajaan dan penataan jalan, pembangunan akses menuju Pulau Nusa Dharma, serta instalasi limbah, drainase, dan fasilitas resapan air hujan.
Penataan ini bukan sekadar pembaruan infrastruktur. Menurut Agus, ITDC menyiapkan ruang publik yang lebih representatif untuk mendukung berbagai aktivitas wisata, sekaligus memperkuat aspek keberlanjutan.
Setelah penataan rampung, sejumlah kegiatan pariwisata diharapkan bisa lebih digenjot. ITDC menargetkan kawasan ini mampu mendukung penyelenggaraan wisata konferensi (MICE), wisata olahraga, hingga agenda internasional lainnya.
“Tidak hanya melakukan pembaruan infrastruktur, tetapi juga menyiapkan ruang publik yang lebih representatif, mendukung berbagai aktivitas wisata serta memperkuat aspek keberlanjutan,” kata Agus di Nusa Dua, Selasa.
ITDC berharap Peninsula Island yang tertata akan menjadi ruang publik ikonik yang memperkuat daya saing destinasi Nusa Dua. Dampak ekonominya pun diharapkan langsung dirasakan oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar kawasan wisata tersebut.
Dengan progres yang terus berjalan, kawasan ini diproyeksikan menjadi magnet baru bagi wisatawan mancanegara dan domestik yang berkunjung ke Bali.