BULELENG — Sebanyak puluhan calon Paskibraka Kabupaten Buleleng Tahun 2026 mengikuti Sosialisasi Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan bertema “Penguatan Wawasan Kebangsaan untuk Indonesia Maju”. Acara yang digelar di lingkungan Kantor Bupati Buleleng ini dibuka langsung oleh Kepala Kesbangpol setempat, Drs. Nyoman Widiartha.
Dalam sambutannya, Nyoman Widiartha menegaskan bahwa program Paskibraka bukanlah sekadar agenda seremonial tahunan. “Program Paskibraka bukan sekadar mempersiapkan petugas pengibar bendera, melainkan merupakan program kaderisasi calon pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pemantapan wawasan kebangsaan menjadi fondasi penting di tengah derasnya arus informasi dan tantangan global. Menurutnya, pemahaman terhadap sejarah, budaya, dan nilai-nilai kebangsaan akan menumbuhkan rasa cinta tanah air serta semangat patriotisme di kalangan generasi muda.
Untuk memperkaya pemahaman peserta, Kesbangpol Buleleng menghadirkan empat narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi pendidikan. Mereka adalah I Made Riyan Cahyadi, S.Pd., Prof. Dr. I Nengah Suastika, S.Pd., M.Pd., Ni Putu Rahayu, S.Pd., serta Dr. Gede Sandiasa, S.Sos., M.Si.
Para narasumber memberikan materi mencakup nilai-nilai kebangsaan, Pancasila, kepemimpinan, hingga penguatan karakter. Materi ini diharapkan menjadi bekal bagi para calon Paskibraka saat menjalani pemusatan pendidikan dan pelatihan.
Kepala Kesbangpol Buleleng berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian pendidikan dengan disiplin tinggi. “Kami berharap peserta Paskibraka dapat tumbuh menjadi generasi penerus perjuangan bangsa yang memiliki semangat Pancasila, patriotisme, nasionalisme, serta mampu menjadi agen perubahan,” kata Nyoman Widiartha.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para calon Paskibraka yang telah lolos seleksi. Mereka nantinya akan bertugas mengibarkan Sang Merah Putih pada Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026 mendatang.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng menargetkan lahirnya generasi muda yang tidak hanya disiplin secara fisik, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan yang kokoh dan berintegritas tinggi.