Gojek Mulai Uji Coba Biaya Pembatalan GoCar Rp3.000, Berlaku di 7 Kota per 3 Februari 2026

Penulis: Bayu Nugroho  •  Senin, 29 Juni 2026 | 10:47:01 WIB
Gojek mulai uji coba biaya pembatalan GoCar Rp3.000 di tujuh kota besar mulai 3 Februari 2026.

BALI — Pelanggan Gojek di tujuh kota besar harus bersiap dengan skema baru saat memesan GoCar. Mulai 3 Februari 2026, pengguna akan dikenakan biaya Rp3.000 jika membatalkan pesanan dalam kondisi tertentu. Kebijakan ini merupakan uji coba yang akan dievaluasi sebelum diperluas ke kota lain.

Kapan Biaya Rp3.000 Ini Dikenakan?

Gojek tidak serta-merta menagih biaya pada pembatalan pertama. Dalam pengumuman resminya, Sabtu (27/6), manajemen menjelaskan bahwa sistem akan memberikan pembebasan biaya (waiver) untuk pembatalan pertama pengguna. Biaya baru akan dikenakan pada pembatalan berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku.

Biaya Rp3.000 berlaku jika pembatalan dilakukan oleh pelanggan saat driver sudah tiba di titik penjemputan, atau ketika driver sudah berjalan lebih dari 1 kilometer menuju lokasi atau waktu tunggu telah melebihi 7 menit sejak pesanan diterima. Di sisi lain, jika driver yang membatalkan setelah menunggu penumpang selama 10 menit atau lebih, biaya tetap dikenakan kepada pelanggan.

Kota Mana Saja yang Terdampak dan Layanan Apa yang Dikecualikan?

Uji coba tahap awal ini menyasar tujuh kota: Bali, Surabaya, Yogyakarta, Medan, Bandung, Malang, dan Makassar. Gojek menyebut penerapan skema ini akan dievaluasi secara berkala sebelum diimplementasikan ke kota-kota lain.

Namun, tidak semua layanan GoCar masuk dalam skema ini. Gojek mengecualikan layanan GoCar Instant dan GoCar Rental dari pengenaan biaya pembatalan. Artinya, pelanggan yang memesan dua jenis layanan tersebut tidak akan dikenakan denda jika membatalkan pesanan.

Kemana Uang Biaya Pembatalan Mengalir?

Salah satu poin kunci dari kebijakan ini adalah alokasi dana. Manajemen Gojek menegaskan bahwa biaya pembatalan sebesar Rp3.000 akan dibayarkan 100 persen kepada mitra pengemudi. "Biaya pembatalan akan 100 persen dibayarkan kepada mitra driver sebagai bentuk kompensasi dari waktu tunggu atau pun proses penjemputan yang sudah dilakukan," tulis Gojek dalam blog resminya.

Pembayaran biaya ini dilakukan secara cashless melalui GoPay atau e-wallet lainnya. Khusus pelanggan yang memilih metode pembayaran tunai, sistem Gojek akan mencatat biaya yang perlu dibayar sebelum pengguna dapat memesan kembali.

Bagaimana Jika Pelanggan Keberatan?

Gojek memberikan ruang bagi pelanggan yang merasa tidak seharusnya dikenakan biaya. Jika terjadi pembatalan di luar ketentuan yang berlaku—misalnya driver tiba di titik penjemputan yang salah atau driver membatalkan di luar skema yang ditetapkan—pelanggan dapat membuat laporan melalui halaman bantuan di aplikasi Gojek. Sistem akan memproses pengaduan tersebut untuk menentukan apakah biaya layak dibatalkan.

Reporter: Bayu Nugroho
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top