BALI — Jakarta – HP merilis data terbaru yang menunjukkan adopsi kecerdasan buatan (AI) di kalangan pekerja Indonesia telah mencapai angka 94 persen. Temuan ini merupakan bagian dari laporan HP Work Relationship Index 2025 yang diumumkan dalam acara HP Elevate 2026, Kamis (25/6).
President Director HP Indonesia Juliana Cen mengatakan transformasi ini mendorong perusahaan untuk menghadirkan solusi berbasis AI yang lebih aplikatif.
"AI bukan lagi sekadar ambisi jangka panjang. AI kini menjadi bagian dari cara orang bekerja, berkarya, berkolaborasi, dan mengambil keputusan setiap hari," ujar Juliana dalam siaran pers yang diterima redaksi.
HP mencatat adopsi AI di kalangan pelaku usaha Indonesia meningkat 47 persen secara tahunan sepanjang 2025. Sekitar 18 juta pelaku usaha telah memanfaatkan AI, dengan 59 persen organisasi melaporkan peningkatan pendapatan dan 64 persen memperkirakan penghematan biaya hingga 29 persen.
Managing Director Accenture AI & Data Budiono menambahkan, perusahaan di Indonesia mulai bergerak dari tahap uji coba menuju implementasi nyata. "Namun, meningkatkan skala penerapan AI bukan sekadar tantangan teknologi. Ini menuntut organisasi untuk meninjau kembali cara kerja mereka dan membekali tenaga kerja dengan keterampilan yang tepat," jelasnya.
Salah satu inovasi utama yang diperkenalkan adalah HP IQ, ekosistem cerdas yang menggabungkan kemampuan AI di perangkat, pengalaman komputasi personal, serta integrasi dengan HP Workforce Experience Platform. Sistem ini dirancang untuk membantu tim teknologi informasi menciptakan alur kerja yang lebih efisien dan memberikan visibilitas penuh terhadap perangkat perusahaan.
Selain itu, HP juga meluncurkan jajaran AI PC terbaru, perangkat gaming OMEN, solusi pencetakan pintar, hingga teknologi keamanan siber HP Wolf Security. Semua perangkat ini disiapkan untuk mendukung lingkungan kerja hybrid yang semakin marak di Indonesia.
Meski angkanya tinggi, banyak perusahaan masih berada pada tahap awal implementasi AI. Organisasi masih menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan teknologi tersebut ke dalam alur kerja sehari-hari agar mampu menghasilkan nilai bisnis yang lebih besar.
HP menilai kesiapan Indonesia dalam menghadapi era AI tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh tersedianya talenta digital, infrastruktur yang andal, serta penerapan AI yang aman dan bertanggung jawab.
Melalui inovasi yang diperkenalkan di HP Elevate 2026, perusahaan ingin mendorong visi future of work di Indonesia. Teknologi AI tidak hanya menjadi alat bantu, tetapi bagian penting dari produktivitas dan pengalaman kerja sehari-hari.