BADUNG — Rombongan TP PKK dan Kesbangpol Kabupaten Badung mengunjungi sejumlah lokasi strategis di Blitar dan Surabaya pekan lalu. Fokus utama studi banding ini adalah menyerap model pengelolaan ketahanan pangan yang sudah berjalan di kedua daerah.
Di Blitar, rombongan meninjau program pemberdayaan masyarakat berbasis pangan lokal yang melibatkan kelompok wanita tani. Sementara di Surabaya, perhatian tertuju pada sistem distribusi dan pemasaran produk pangan yang dikelola oleh PKK setempat.
Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas pasar, menjaga kualitas produk, serta memperkuat rantai distribusi sehingga memberikan manfaat optimal bagi kedua daerah.
Studi komparasi ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Badung untuk memperkuat program berdaulat pangan dan berdikari. Dengan menggandeng Kesbangpol, TP PKK ingin memastikan program tidak hanya berjalan di tingkat desa, tetapi juga terintegrasi dengan kebijakan daerah.
Ketua TP PKK Badung menyebut bahwa model pengelolaan di Blitar dan Surabaya bisa diadaptasi, terutama dalam hal pendampingan petani dan akses pasar. "Kami ingin belajar langsung dari praktik yang sudah terbukti berhasil," ujarnya dalam keterangan tertulis.
Salah satu poin utama yang dibahas dalam kunjungan adalah bagaimana memperkuat rantai distribusi produk pangan lokal. Selama ini, petani di Badung kerap menghadapi kendala pemasaran dan fluktuasi harga.
Dengan menjalin kerja sama antardaerah, TP PKK berharap produk unggulan Badung bisa menembus pasar yang lebih luas. "Kami juga ingin menjaga kualitas produk agar konsumen mendapatkan barang segar dengan harga wajar," tambahnya.
Hasil studi komparasi ini akan dirumuskan dalam rencana aksi yang melibatkan dinas terkait di lingkungan Pemkab Badung. TP PKK dan Kesbangpol akan menggelar rapat koordinasi dalam waktu dekat untuk membahas teknis implementasi.
Program berdaulat pangan sendiri menjadi prioritas Pemkab Badung dalam upaya mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar daerah. Dengan sinergi lintas sektor, target swasembada pangan di tingkat rumah tangga diharapkan bisa tercapai lebih cepat.