GIANYAR — Sesosok jenazah pria yang mengapung di aliran Sungai Ayung, tepatnya di wilayah Banjar Kedewatan, Desa Kedewatan, Ubud, pada Senin lalu, akhirnya diketahui identitasnya. Korban adalah Supandi alias Tomo (32 tahun), seorang warga asal Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Jenazah pertama kali ditemukan oleh warga setempat yang sedang beraktivitas di bantaran sungai sekitar pukul 07.00 Wita. Penampakan jasad yang tersangkut di bebatuan membuat geger warga yang kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Ubud.
Tim identifikasi dari Satreskrim Polres Gianyar dan Puskesmas setempat langsung melakukan evakuasi dan pemeriksaan awal. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mencolok pada tubuh korban. Pihak kepolisian kemudian menyebarkan foto dan ciri-ciri korban ke berbagai pihak, termasuk melalui jaringan komunikasi antar-desa.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, Supandi bekerja sebagai buruh proyek di kawasan Ubud dan sekitarnya. Sehari sebelum ditemukan, ia dilaporkan tidak kembali ke tempat kosnya. Rekan-rekan sesama pekerja proyek yang mengenali ciri-ciri pakaian korban kemudian mendatangi Posko Identifikasi di RSUD Sanjiwani Gianyar.
“Keluarga korban sudah dihubungi dan saat ini dalam perjalanan menuju Gianyar untuk proses lebih lanjut. Kami masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian,” ujar Kasat Reskrim Polres Gianyar yang enggan disebutkan namanya.
Polres Gianyar telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk rekan kerja dan pemilik kos korban. Pihak kepolisian juga tengah menelusuri riwayat aktivitas korban beberapa hari sebelum ditemukan tewas.
“Kami belum bisa menyimpulkan apakah ini murni kecelakaan atau ada unsur pidana. Semua masih didalami. Hasil autopsi dari dokter forensik akan menjadi kunci,” tambah sumber kepolisian.
Warga setempat diimbau untuk tetap waspada dan segera melapor jika menemukan kejadian mencurigakan di sekitar aliran sungai. Hingga berita ini diturunkan, keluarga korban masih dalam perjalanan menuju Gianyar untuk memastikan identitas dan mengurus pemulangan jenazah.