DENPASAR — Ketua Asita Bali, Winastra, menyebut situasi ini sebagai tekanan yang tidak sederhana. Di satu sisi, produk pariwisata Bali dijual ke pasar luar negeri, serupa dengan ekspor jasa. Di sisi lain, aturan mewajibkan seluruh transaksi domestik menggunakan rupiah, termasuk paket wisata yang sudah dikontrak jangka panjang.
Persoalan utama muncul ketika pelaku usaha telah menyepakati harga paket wisata dalam rupiah dengan mitra di luar negeri. Ketika biaya operasional—yang sebagian besar terpengaruh kurs dolar—naik, pengusaha tidak bisa serta-merta me