NUSA DUA — Sehari menjelang pelaksanaan, konferensi pers Asian Games Fun Run 2026 di Bali Collection, Sabtu (13/6/2026), memastikan bahwa ajang ini lebih dari sekadar olahraga masyarakat. Wakil Ketua Umum NOC Indonesia, Ismail Ning, menyebut kegiatan ini sebagai platform strategis untuk memperkuat peran Indonesia dalam ekosistem olahraga Asia.
“Fun Run ini bukan hanya tentang partisipasi publik, tetapi tentang bagaimana Indonesia berkontribusi dalam membangun semangat kolektif Asia. Ini merupakan bagian dari diplomasi olahraga yang membawa nilai persahabatan, solidaritas, dan sportivitas lintas negara,” ujar Ismail.
Director Media and Broadcast Department OCA, Jian Zhou, menekankan bahwa rangkaian Fun Run di berbagai negara Asia bertujuan mendekatkan Asian Games kepada publik. Menurutnya, ajang ini tidak boleh eksklusif milik atlet semata.
“Kami ingin Asian Games tidak hanya menjadi milik atlet, tetapi juga milik seluruh masyarakat Asia. Melalui Fun Run, semangat tersebut dibawa langsung ke berbagai kota, termasuk Bali yang merupakan destinasi dunia. Indonesia juga menjadi bagian penting dalam Olympic Movement,” kata Jian Zhou.
Apresiasi serupa disampaikan Deputy Director Public Relations AINAGOC, Manami Okumura. Ia menilai antusiasme di Bali mencerminkan kesiapan Asia menyambut Asian Games 2026. “Indonesia selalu menjadi bagian penting dalam perjalanan Asian Games,” ungkapnya.
Dari sisi atlet, Olympian lompat jauh asal Bali, Maria Londa, menyebut Fun Run memiliki makna emosional kuat. Baginya, kegiatan ini mampu menghadirkan atmosfer pertandingan lebih awal kepada masyarakat.
“Fun Run ini menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju Asian Games dimulai dari sekarang. Masyarakat bisa merasakan energi dan semangat yang biasanya hanya hadir di arena pertandingan,” ujar Maria.
Project Director Asian Games Fun Run 2026, Tabitha Sumendap, menjelaskan bahwa penyelenggaraan di Bali dirancang inklusif. Acara ini tidak hanya untuk pelari, tetapi juga menjadi ruang interaksi antara masyarakat, atlet, dan semangat Asian Games. “Ini adalah bagian dari perayaan menuju 2026,” jelas Tabitha.
Dukungan penuh datang dari pengelola kawasan The Nusa Dua. Vice President Commercial and Relations The Nusa Dua–ITDC, Made Purnama Damayanti, mengatakan terpilihnya kawasan ini menjadi bukti kepercayaan dunia internasional terhadap Bali sebagai tuan rumah event global.
“Kegiatan ini sejalan dengan komitmen kami dalam mendukung sport tourism sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai destinasi kelas dunia yang aman, nyaman, dan berkelanjutan,” ujar Damayanti. Menurutnya, Asian Games Fun Run mempertemukan semangat olahraga, kolaborasi lintas negara, dan promosi pariwisata Indonesia.
Selain lari, rangkaian acara di Bali Collection pada Minggu besok juga akan dimeriahkan berbagai aktivitas dan hiburan untuk meningkatkan keterlibatan publik. Ajang ini didukung oleh ITDC sebagai venue partner, serta sejumlah sponsor seperti Gudang Kripto, The Stone Hotel Bali, Bank Vima, Fin+, Liberty Foundation, Essenza, dan sponsor Tim Indonesia yaitu Mills, BAIC, Aice, Kings Travel, TikTok, serta Perumnas.