Pencarian

KAI Desak INKA Tuntaskan Masalah Teknis KRL iE305

Sabtu, 17 Oktober 2026 • 08:48:01 WIB
KAI Desak INKA Tuntaskan Masalah Teknis KRL iE305
KAI meminta INKA menuntaskan persoalan teknis KRL iE305 yang mengganggu perjalanan Commuter Line.

BALI — PT Kereta Api Indonesia (Persero) meminta PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menuntaskan seluruh persoalan teknis pada rangkaian KRL iE305/CLI-225 produksi INKA yang mengganggu perjalanan Commuter Line. Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menegaskan setiap gangguan sarana harus punya akar masalah dan langkah korektif yang jelas, bukan sekadar perbaikan sesaat. Desakan ini muncul setelah tujuh trainset KRL tersebut menjalani program pemeriksaan dan perawatan bertahap.

Gangguan pada sejumlah rangkaian KRL buatan INKA membuat KAI menaikkan tekanan ke produsen. Keluhan pelanggan soal keterlambatan, terutama di jam sibuk, jadi pemicu utama. KAI menilai persoalan ini tidak bisa diselesaikan dengan pemeriksaan rutin biasa.

Bobby Rasyidin menyampaikan permintaan itu secara terbuka pada Jumat (16/10/2026) malam. Ia menekankan layanan Commuter Line harus tetap aman dan nyaman meski ada kendala pada sarana yang diproduksi dalam negeri.

Apa yang Diminta KAI ke INKA

KAI meminta INKA memastikan setiap langkah korektif dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan evaluasi teknis yang bisa dipertanggungjawabkan. Bukan sekadar mengganti komponen yang rusak lalu mengembalikan rangkaian ke jalur.

“Kami membutuhkan tindak lanjut yang cepat dan tuntas. Setiap kendala harus diketahui akar masalahnya, kemudian diselesaikan dengan langkah korektif yang tepat. KAI akan terus mengawal proses ini sampai keandalan rangkaian benar-benar dapat dijaga dalam operasional,” kata Bobby.

Ia juga menegaskan bahwa dukungan terhadap industri perkeretaapian nasional harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab menjaga kualitas produk. KAI tetap memberi dukungan teknis dan operasional selama proses evaluasi berlangsung.

“Yang kami minta jelas yaitu penyelesaian harus sampai tuntas dan hasilnya harus terlihat pada performa rangkaian di lapangan. Pelanggan membutuhkan kepastian bahwa sarana yang digunakan setiap hari dapat diandalkan. Itu yang akan terus kami kawal,” ujarnya.

Tujuh Trainset Sudah Masuk Perawatan Bertahap

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan, tujuh trainset KRL iE305/CLI-225 sebelumnya telah menjalani program pemeriksaan dan perawatan secara bertahap. Perawatan itu dilakukan untuk memastikan keandalan rangkaian sebelum kembali melayani penumpang.

Jumlah tujuh trainset menunjukkan skala persoalan yang tidak kecil. Setiap rangkaian yang ditarik dari operasional berdampak pada ketersediaan armada Commuter Line, terutama di jalur padat seperti Jabodetabek.

KAI belum merinci jenis gangguan teknis yang paling sering muncul maupun target waktu penyelesaian dari INKA. Namun Bobby memastikan pengawasan terhadap proses perbaikan akan terus dilakukan sampai performa rangkaian benar-benar membaik di lapangan.

Dampak ke Penumpang Commuter Line

Bagi pengguna Commuter Line, gangguan sarana berarti waktu tunggu lebih panjang, jadwal yang bergeser, dan risiko terlambat sampai tujuan. Dampak paling terasa pada jam sibuk pagi dan sore, saat frekuensi perjalanan paling tinggi.

Masyarakat yang mengandalkan KRL untuk bekerja, sekolah, dan aktivitas harian menanggung konsekuensi langsung dari setiap rangkaian yang bermasalah. Karena itu, KAI menempatkan kepastian operasional sebagai prioritas dalam menyelesaikan persoalan ini.

Persoalan ini juga menyangkut posisi INKA sebagai manufaktur sarana perkeretaapian dalam negeri. Produk yang dipakai untuk pelayanan publik harus terbukti andal, bukan hanya lolos uji awal. Kualitas di lapangan menjadi ukuran akhir yang dipakai KAI sebelum menarik kesimpulan.

Bobby menegaskan penyelesaian persoalan tidak berhenti pada pemeriksaan maupun perbaikan sesaat. Hasilnya harus terlihat pada keandalan rangkaian yang dipakai penumpang setiap hari. Bagi KAI, kepercayaan publik terhadap Commuter Line bergantung pada kepastian itu.

Follow denpasar24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: akurat.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks