Pencarian

ASUS Vivobook S14 dan S16 Terbaru Pakai Intel Core 7 350, Baterai 20 Jam

Senin, 12 Oktober 2026 • 13:47:30 WIB
ASUS Vivobook S14 dan S16 Terbaru Pakai Intel Core 7 350, Baterai 20 Jam
ASUS memperbarui lini Vivobook S14 dan S16 dengan prosesor Intel Core 7 350, RAM 16 GB, dan SSD 512 GB.

BALI — ASUS memperbarui lini Vivobook S14 dan S16 dengan prosesor Intel Core 7 350, RAM LPDDR5X 16 GB, dan SSD 512 GB. Vivobook S14 diklaim mampu memutar video lebih dari 20 jam, sementara Vivobook S16 menawarkan layar 144 Hz. Keduanya menyasar pekerja mobile yang butuh laptop ringan tanpa sering mencari colokan charger.

Prosesor Intel Core 7 350 menjadi jantung kedua laptop anyar ASUS tersebut. Chip ini punya enam core dengan kecepatan hingga 4,8 GHz, ditemani grafis terintegrasi Intel dan NPU berkapasitas 17 TOPS untuk tugas berbasis AI. Kombinasi itu membuat Vivobook S14 dan S16 berada di kelas menengah atas, bukan sekadar laptop kantoran biasa.

ASUS juga menyeragamkan spesifikasi dasar keduanya: RAM LPDDR5X 16 GB dan SSD 512 GB. Sayangnya, RAM disolder langsung ke motherboard sehingga tidak bisa ditambah saat kebutuhan aplikasi meningkat. Untuk penyimpanan, SSD 512 GB masih bisa diganti lewat slot M.2 2280.

Spesifikasi Utama ASUS Vivobook S14 dan S16

  • Prosesor: Intel Core 7 350, 6 core, hingga 4,8 GHz
  • Grafis: Intel integrated graphics + NPU 17 TOPS
  • RAM: LPDDR5X 16 GB (soldered)
  • Penyimpanan: SSD 512 GB, slot M.2 2280
  • Baterai: 52,5 Wh
  • Konektivitas: Wi-Fi 6, Bluetooth 5.4, webcam 1080p

Vivobook S14 memakai layar IPS 14 inci beresolusi 1920 x 1200 piksel, refresh rate 60 Hz, rasio 16:10, kecerahan hingga 300 nit, dan cakupan warna 100% sRGB. Bobotnya sekitar 1,2 kg. Sementara Vivobook S16 mengusung panel IPS 16 inci dengan resolusi sama, tapi refresh rate 144 Hz dan bobot sekitar 1,5 kg.

Baterai Jadi Andalan Utama

ASUS mengklaim Vivobook S14 bisa memutar video lebih dari 20 jam dengan baterai 52,5 Wh. Vivobook S16 disebut mencapai lebih dari 15 jam. Durasi nyata tentu bergantung pada tingkat kecerahan layar, aplikasi yang dijalankan, dan beban kerja.

Klaim tersebut menempatkan Vivobook S14 sebagai opsi menarik bagi pekerja yang sering berpindah lokasi. Membawa charger ke mana-mana jadi tidak selalu wajib, setidaknya untuk pemakaian ringan seperti menulis dokumen dan browsing.

Layar 144 Hz di Vivobook S16

Refresh rate 144 Hz pada Vivobook S16 membuat pergerakan di layar terasa lebih mulus, termasuk saat menggulir halaman atau melihat animasi. Panel 16 inci juga memberi ruang kerja lebih lega dibanding model 14 inci.

Trade-off-nya ada di bobot. Vivobook S16 sekitar 300 gram lebih berat dari Vivobook S14, jadi pengguna yang mobilitasnya tinggi perlu mempertimbangkan selisih tersebut.

Port Lengkap dan Konektivitas

Kedua laptop menyediakan dua port USB-C yang mendukung DisplayPort dan Power Delivery, dua USB-A, HDMI 2.1 TMDS, serta jack audio 3,5 mm. Untuk koneksi nirkabel, tersedia Wi-Fi 6 dan Bluetooth 5.4, plus webcam 1080p untuk kebutuhan meeting online.

Kelengkapan port ini cukup jarang di laptop tipis sekelas Vivobook. Pengguna tidak perlu langsung membeli dongle tambahan untuk menyambungkan monitor eksternal atau perangkat USB lama.

Cocok untuk Siapa?

Vivobook S14 lebih pas untuk pekerja mobile dan pelajar yang mengutamakan bobot ringan serta daya tahan baterai panjang. Vivobook S16 menyasar pengguna yang butuh layar lebih besar dan tampilan lebih mulus, dan tidak keberatan dengan bobot ekstra.

Keduanya belum menyertakan informasi harga resmi di Indonesia dalam materi yang beredar. Calon pembeli sebaiknya menunggu pengumuman ASUS Indonesia soal varian yang masuk pasar lokal dan banderolnya sebelum memutuskan.

Follow denpasar24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jagatreview.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks