BALI — Kementerian Pariwisata menggenjot promosi kuliner tradisional dan event daerah untuk memperkuat daya tarik pariwisata sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat. Program Wonderful Indonesia Gastronomy berfokus di Solo dan Yogyakarta, sementara 89 event Karisma Event Nusantara telah terlaksana di 34 provinsi hingga 30 September 2026. Langkah ini diambil menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menilai kekayaan kuliner Nusantara menyimpan potensi besar sebagai daya tarik wisata sekaligus pintu masuk produk lokal ke pasar internasional. Program Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG) tahun ini mengusung tema "From Local Roots to Global Recognition" dengan Solo dan Yogyakarta sebagai pusat kegiatan.
Wonderful Indonesia Gastronomy: Dari Akar Lokal ke Panggung Dunia
WIG mempertemukan chef Indonesia dan internasional lewat sejumlah kegiatan yang menghubungkan kuliner lokal dengan peluang promosi dan bisnis global. Melalui Tastemaker Gastronomy Trip, Kemenpar melibatkan 18 media dan tastemaker dari 11 negara.
WIG Talks menghadirkan 22 pakar dari unsur pemerintah dan industri, dengan peserta melampaui target 300 orang. Artisan Market selama tiga hari melibatkan 21 tenant jenama lokal dan 13 kolaborator, menarik lebih dari 2.000 pengunjung dari target awal 1.300 orang.
"Kami ingin menunjukkan bahwa akar tradisi dan kekayaan lokal Indonesia dapat menjadi kekuatan untuk membawa gastronomi kita menuju panggung dunia," kata Widiyanti dalam Laporan Bulanan Kinerja Kemenpar di Jakarta, Jumat.
Promosi gastronomi berlanjut hingga akhir tahun melalui Indonesia Restaurant Months, Culinary Festival, dan Chef Collaboration di sejumlah kota yang terbuka untuk masyarakat umum.
Karisma Event Nusantara 2026: 125 Event di 38 Provinsi
Pemerintah mendukung 125 event daerah terkurasi lewat program Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 yang tersebar di 38 provinsi. Hingga 30 September 2026, 89 event telah terlaksana di 34 provinsi.
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyampaikan bahwa dari 78 event yang telah dikaji dampaknya, tercatat 9,97 juta pengunjung dan transaksi ekonomi langsung mencapai Rp888,52 miliar. Angka itu belum termasuk efek pengganda terhadap sektor lain.
Dampak ekonomi tersebut juga terlihat dari keterlibatan 19.866 UMKM, partisipasi 120.642 pekerja seni, serta terbukanya lapangan kerja bagi 58.077 tenaga kerja.
"Inilah yang ingin kita dorong melalui Event by Indonesia. Event bukan hanya menjadi atraksi, tetapi motor pergerakan wisatawan dan ekonomi daerah," kata Ni Luh.
Keselamatan Wisatawan dan Pemulihan Destinasi
Peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau pada awal September 2026 berdampak pada mobilitas penerbangan. Berdasarkan laporan InJourney Airports per 8 September, sebanyak 35 bandara terdampak, dengan 4.132 penerbangan dan 454.551 penumpang mengalami imbasnya.
Kemenpar berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk agen perjalanan daring atau online travel agents (OTA), untuk mendorong penerapan kebijakan force majeure. Langkah ini mencakup percepatan pengembalian dana serta opsi perubahan jadwal tanpa biaya tambahan bagi wisatawan terdampak.
"Pertumbuhan pariwisata harus disertai kesiapsiagaan menghadapi krisis. Prinsip kami jelas, keselamatan wisatawan harus selalu menjadi prioritas," ujar Widiyanti.
Bantuan Pemulihan Dusun Sade Pascakebakaran
Komitmen terhadap ketahanan destinasi diwujudkan melalui pendampingan pemulihan Dusun Sade, Nusa Tenggara Barat, pascakebakaran pada Agustus 2026. Pada 30 September 2026, Kemenpar menyerahkan bantuan usaha dan alat kerja senilai Rp817,5 juta.
Bantuan tersebut menyasar pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya sektor kerajinan dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pendampingan ini menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan destinasi wisata budaya di kawasan tersebut.
Bagi traveler yang merencanakan perjalanan akhir tahun, rangkaian event KEN 2026 dan program gastronomi di Solo serta Yogyakarta bisa menjadi pertimbangan destinasi. Informasi jadwal terkini tiap event dapat dikonfirmasi melalui dinas pariwisata setempat.