BALI — Kereta Panoramic milik KAI Wisata melayani 140.583 pelanggan sepanjang Januari–Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dari 86.322 pelanggan di periode sama tahun lalu. Layanan bernuansa wisata ini menawarkan jendela berdimensi luas dan atap kaca untuk menikmati lanskap sepanjang perjalanan. Lonjakan ini sejalan dengan kenaikan kunjungan wisatawan mancanegara yang mencapai 10.578.286 orang hingga Agustus 2026.
Kenaikan itu menambah 54.261 pelanggan baru bagi Kereta Panoramic dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Angka tersebut menjadi sinyal bahwa perjalanan kereta api tidak lagi sekadar moda transportasi, tetapi bagian dari pengalaman wisata itu sendiri.
Data Badan Pusat Statistik memperkuat gambaran tersebut. Sepanjang Januari–Agustus 2026, kunjungan wisatawan mancanegara menyentuh 10.578.286 orang, naik sekitar 5,38 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya. Khusus Agustus 2026, kunjungan wisman mencapai 1,60 juta, sementara perjalanan wisatawan nusantara tercatat 104,30 juta perjalanan.
Panoramic dan Nusantara Explorer Jadi Andalan
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menilai pertumbuhan ini menunjukkan perjalanan semakin menjadi bagian dari pengalaman wisata. "Lebih dari 10,5 juta kunjungan wisman tercatat hingga Agustus 2026, sementara pelanggan Panoramic tumbuh 62,86 persen. Ini menunjukkan ruang yang besar bagi kereta api untuk menjadi bagian dari pengalaman wisata sejak perjalanan dimulai," ujar Anne.
KAI melanjutkan momentum ini lewat Nusantara Explorer yang diluncurkan pada 28 September 2026. Rangkaian kereta ini dikembangkan oleh insan KAI melalui Balai Yasa Surabaya Gubeng dengan menghadirkan Signature Class, Advanced Class, Compact Class, Grand Restaurant, Lounge, serta Kitchen & Crew.
"Panoramic memberi pengalaman menikmati bentang alam yang dilalui. Nusantara Explorer membawa pengalaman tersebut lebih jauh melalui perpaduan perjalanan, ruang privat, kuliner, dan pelayanan premium dalam satu rangkaian," kata Anne.
Wisatawan Asing Paling Aktif di Yogyakarta
Pergerakan wisatawan asing turut mengangkat kinerja layanan KAI Group. Sepanjang Januari–Agustus 2026, sebanyak 760.601 warga negara asing tercatat menggunakan layanan KAI Group, terdiri dari 498.232 pelanggan KA jarak jauh dan lokal serta 262.369 penumpang Whoosh.
Aktivitas pelanggan WNA tertinggi berada di Yogyakarta dengan 93.189 pelanggan, disusul Gambir 84.011 pelanggan dan Bandung 45.400 pelanggan. Tiga stasiun ini menjadi titik masuk utama bagi wisatawan yang ingin menjelajahi destinasi budaya dan kota-kota besar di Jawa.
Layanan Wisata Lain di Bawah KAI Wisata
KAI Wisata secara keseluruhan melayani 216.980 pelanggan pada Januari–Agustus 2026, meningkat 49,09 persen dibandingkan 145.537 pelanggan di periode yang sama tahun 2025. Selain Panoramic, tersedia layanan Priority, Imperial, Kereta Istimewa, Kereta Bali, Kereta Sumatera, Kereta Toraja, Kereta Jawa, Kereta Nusantara, KAIS 3, dan KAIS 4, termasuk pilihan perjalanan khusus dan charter.
"Ketika wisatawan bergerak antarkota, waktu perjalanan menjadi bagian yang bisa dikembangkan menjadi pengalaman. Panoramic telah menunjukkan respons pasar yang kuat, sementara Nusantara Explorer membuka ruang yang lebih luas untuk perjalanan wisata dengan karakter premium dan personal," ujar Anne.
Secara keseluruhan, KAI Group melayani 351.602.397 pelanggan sepanjang Januari–Agustus 2026, naik 7,09 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. "Indonesia memiliki lanskap, budaya, kuliner, dan destinasi yang sangat beragam. Melalui Panoramic dan Nusantara Explorer, KAI ingin menghadirkan perjalanan di atas rel sebagai bagian yang semakin menarik dalam menjelajahi Nusantara," tutup Anne.
Bagi traveler yang ingin mencoba pengalaman ini, Kereta Panoramic cocok untuk perjalanan siang hari karena jendela luas dan atap kaca paling optimal saat cuaca cerah. Informasi jadwal, rute, dan tarif terbaru dapat dikonfirmasi langsung melalui kanal resmi KAI atau KAI Wisata sebelum keberangkatan.