KLUNGKUNG — Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 17.15 WITA oleh staf Front Office bernama Ni Kadek Handayani, tak lama setelah mengantarkan tamu yang melakukan check-in. Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya, membenarkan insiden tersebut dan menyebut saksi melihat kepulan asap tebal membubung dari gedung BOH atau gudang penyimpanan housekeeping.
Saksi langsung memanggil staf housekeeping dan melaporkan kejadian itu kepada Manajer Operasional. Manajer Operasional Emana Aruna Villas, I Made Artawan, segera menghubungi Polsek Nusa Penida dan petugas Pemadam Kebakaran untuk meminta bantuan pemadaman.
Karyawan dan Warga Sempat Padamkan Api Secara Swadaya
Sebelum petugas datang, karyawan villa bersama warga sekitar berupaya menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dievakuasi. Mereka juga melakukan pemadaman secara swadaya untuk menahan laju api.
Personel Polsek Nusa Penida yang tiba di lokasi bersinergi dengan petugas Damkar Klungkung untuk menjinakkan kobaran api. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 18.46 WITA.
"Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai kurang lebih Rp 500 juta, yang mencakup barang-barang perlengkapan housekeeping serta barang milik vendor," jelas Kapolsek.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki Unit Reskrim
Hingga saat ini, penyebab pasti yang memicu timbulnya api masih belum diketahui. Unit Reskrim Polsek Nusa Penida tengah melakukan proses penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan sumber api.
Lokasi kebakaran berada di kawasan Banjar Biaung, Desa Ped, salah satu area yang banyak berdiri akomodasi wisata di Nusa Penida. Belum ada keterangan resmi mengenai dampak insiden terhadap operasional villa maupun tamu yang menginap.