KLUNGKUNG — Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, menyatakan kebakaran itu pertama kali diketahui saksi Ni Ketut Budiasni (64) yang tengah membersihkan bokor di sekitar rumah. Peristiwa berlangsung Rabu (4/11/2026) siang.
Budiasni dibuat terkejut oleh suara menyerupai hubungan arus pendek listrik dari dalam bangunan dapur, disusul bunyi benda jatuh. Saat didekati, kobaran api sudah membesar dan menghanguskan bagian dapur.
Warga sekitar sempat memadamkan api dengan peralatan seadanya. Kobaran baru benar-benar dikuasai setelah 3 unit mobil Pemadam Kebakaran Pemkab Klungkung tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 WITA.
Pendataan petugas dan keterangan saksi di lokasi mengarah pada masalah instalasi listrik sebagai pemicu. "Berdasarkan keterangan awal saksi, kebakaran diduga akibat korsleting atau hubungan arus pendek listrik yang berasal dari instalasi listrik di bangunan dapur," ujar Alit Purnawibawa.
Polisi belum menyimpulkan penyebab pasti. Pemeriksaan lanjutan masih diperlukan sebelum hasil akhir ditetapkan.
Bangunan dapur yang terbakar merupakan milik I Ketut Kena, warga berusia 69 tahun. Nilai kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 50 juta.
Tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengalami luka-luka dalam peristiwa ini. Petugas masih mendata barang-barang yang turut terbakar di dalam dapur.