Festival Negeri Kami 2026 di TMII Hadirkan 38 Provinsi dalam Satu Panggung

Penulis: Zulfikar Ahmad  •  Jumat, 30 Oktober 2026 | 13:48:01 WIB
Kontingen dari 38 provinsi menampilkan busana adat dalam pawai budaya pada pembukaan Festival Negeri Kami 2026 di TMII, Jakarta.

BALI — Festival Negeri Kami 2026 resmi dibuka di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, dengan menghadirkan kesenian dan tradisi dari 38 provinsi dalam satu panggung. Pembukaan festival dimeriahkan pawai budaya kontingen daerah, marching band, musik Tanjidor, hingga Ondel-ondel Betawi. Acara ini digagas International Creatives Exchange sebagai ruang pertemuan budaya Nusantara.

Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI, Ahmad Mahendra, membuka festival secara simbolis mewakili Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Pembukaan berlangsung meriah dengan kehadiran pengunjung dari berbagai kalangan.

Festival ini digagas oleh International Creatives Exchange (ICE), lembaga yang bergerak di pertukaran kreatif lintas negara. Konsepnya sederhana namun ambisius: mempertemukan seluruh provinsi Indonesia dalam satu lokasi.

Pawai Budaya dari 38 Provinsi

Salah satu acara yang paling menyita perhatian pengunjung adalah pawai budaya. Kontingen dari 38 provinsi berjalan berurutan mengenakan busana adat daerah masing-masing.

Pawai dimeriahkan marching band, musik Tanjidor, serta penampilan Ondel-ondel yang menjadi ikon budaya Betawi. Perpaduan unsur tradisional dan pertunjukan jalanan ini memberi warna tersendiri bagi suasana pembukaan.

Pertunjukan Tari Daerah

Setelah pawai selesai, pengunjung dapat menyaksikan pertunjukan tari daerah dari berbagai provinsi. Setiap penampilan menampilkan busana dan gerakan tari khas yang mencerminkan keberagaman budaya Nusantara.

Bagi wisatawan yang merencanakan kunjungan keluarga, rangkaian tari daerah ini menjadi kesempatan melihat langsung ragam kostum dan koreografi dari daerah yang mungkin belum pernah dikunjungi.

Latar Belakang Festival

Pendiri sekaligus Global Head International Creatives Exchange, Atta Ul Karim, mengatakan Festival Negeri Kami digagas sebagai bentuk rasa terima kasihnya kepada Indonesia.

“Saya berasal dari Pakistan, tetapi sudah 18 tahun tinggal di Indonesia. Saya dan keluarga merasa berutang budi kepada negeri ini. Itulah alasan kami menggagas Festival Negeri Kami,” ujar Atta.

Ide penyelenggaraan festival bermula dari diskusi bersama tim sekitar delapan bulan sebelumnya. Kekayaan budaya Indonesia yang begitu luas sempat membuat mereka kesulitan menentukan konsep acara.

“Budaya Indonesia sangat banyak, sampai kami sempat bingung harus membuat acara seperti apa. Akhirnya saya memutuskan: saya ingin mengumpulkan 38 provinsi Indonesia di satu tempat. Hari ini, alhamdulillah, cita-cita itu tercapai,” tuturnya.

Ia menambahkan, penyelenggaraan acara budaya membutuhkan ketulusan dan tujuan untuk menjaga warisan bangsa.

“Membuat acara budaya harus dimulai dengan jiwa budaya. Di banyak bidang, orang berbicara tentang kepentingan pribadi atau kepentingan lembaga. Di budaya, manfaatnya relatif hanya satu: menghidupkan budaya Indonesia,” tegasnya.

Aktivitas yang Bisa Dinikmati Pengunjung

  • Menyaksikan pawai budaya kontingen 38 provinsi dengan busana adat
  • Menonton pertunjukan tari daerah dari berbagai provinsi
  • Mendengarkan musik Tanjidor dan penampilan marching band
  • Berfoto dengan penampilan Ondel-ondel khas Betawi

Lokasi dan Akses

Festival berlangsung di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur. TMII dapat dijangkau dengan kendaraan pribadi melalui Jalan Raya Taman Mini, atau menggunakan transportasi umum seperti KRL hingga Stasiun Tanjung Barat lalu melanjutkan dengan angkutan penghubung.

Informasi terkini soal jadwal lengkap rangkaian acara, harga tiket masuk, dan jam operasional dapat dikonfirmasi melalui kanal resmi TMII atau penyelenggara Festival Negeri Kami.

Tips Berkunjung

Datang lebih awal agar tidak melewatkan pawai budaya yang biasanya digelar pada sesi pembukaan. Kenakan pakaian nyaman karena area TMII cukup luas untuk dijelajahi dengan berjalan kaki.

Bawa air minum dan pelindung matahari, terutama jika berkunjung bersama anak-anak. Untuk pertunjukan tari, cek jadwal panggung agar tidak bentrok dengan agenda lain keluarga.

Festival Negeri Kami menawarkan pengalaman wisata budaya yang padat dalam satu lokasi. Alokasikan waktu setengah hari hingga sehari penuh untuk menikmati pawai, tari daerah, dan area TMII lainnya.

Reporter: Zulfikar Ahmad
Sumber: grid.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top