Prabowo Serahkan Bonus Emas Asian Games 2026, Tunggal Rp 3 Miliar

Penulis: Zulfikar Ahmad  •  Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:17:01 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyerahkan bonus kepada peraih medali emas Asian Games dan Asian Para Games 2026 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (29/10/2026).

BALI — Presiden Prabowo Subianto menyerahkan bonus kepada peraih medali emas Asian Games dan Asian Para Games 2026 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (29/10/2026). Nominalnya mencapai Rp 3 miliar untuk kategori tunggal, Rp 2,4 miliar untuk ganda, dan Rp 1,5 miliar untuk beregu.

Penyerahan bonus berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Kamis (29/10/2026), dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mendampingi langsung Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah menyebut apresiasi finansial ini sebagai bentuk penghargaan nyata atas kerja keras para atlet di dua ajang multicabang tersebut.

Rincian Nominal Bonus per Kategori

Besaran bonus dibedakan berdasarkan kategori nomor yang dimenangkan atlet. Peraih medali emas kategori tunggal menerima Rp 3 miliar, kategori ganda atau berpasangan mendapat Rp 2,4 miliar, sementara kategori beregu diganjar Rp 1,5 miliar.

Struktur bertingkat ini mencerminkan bobot kompetisi tiap nomor. Nomor tunggal dinilai menanggung beban kompetitif paling besar karena atlet bertarung tanpa partner.

Erick Thohir: Bonus Bagian dari Membangun Karakter Bangsa

Menpora Erick Thohir menegaskan pemberian bonus ini sekaligus mematahkan stigma di masyarakat yang kerap memandang sebelah mata masa depan seorang atlet. Menurutnya, olahraga bukan jalur karier yang suram.

"Bapak Presiden menyampaikan ini justru bagian membangun karakter bangsa, membuka lapangan pekerjaan, dan bapak Presiden tadi menekankan juga akan terus membangun keolahragaan berkelanjutan di sekolah-sekolah," ujar Menpora berusia 56 tahun itu.

Erick menambahkan, pesan Kepala Negara menyoroti generasi muda Indonesia sebagai tumpuan masa depan bangsa. Pembinaan olahraga sejak usia sekolah disebut menjadi salah satu prioritas yang terus didorong pemerintah.

"Saya rasa apa yang disampaikan bapak Presiden tadi sangat baik, karena kita tahu anak muda Indonesia adalah masa depan bangsa yang perlu diperkuat untuk menjalin tentu kekuatan bangsa di masa yang akan datang," ujar eks Menteri BUMN itu.

Peringkat Indonesia di Dua Ajang

Kontribusi atlet Merah Putih di Asian Games tahun ini menghasilkan lima medali emas, sebelas perak, dan dua puluh tiga perunggu. Raihan itu menempatkan Indonesia di peringkat ke-16 klasemen medali.

Di Asian Para Games, tim Indonesia tampil lebih impresif dengan finis di peringkat ke-8. Kontingen nasional membawa pulang lima belas medali emas, dua puluh satu perak, dan tiga puluh tujuh perunggu.

  • Asian Games: 5 emas, 11 perak, 23 perunggu — peringkat 16
  • Asian Para Games: 15 emas, 21 perak, 37 perunggu — peringkat 8
  • Bonus emas tunggal: Rp 3 miliar
  • Bonus emas ganda/berpasangan: Rp 2,4 miliar
  • Bonus emas beregu: Rp 1,5 miliar

Olahraga Berkelanjutan Jadi Arah Pembinaan

Pernyataan Erick soal keolahragaan berkelanjutan di sekolah-sekolah memberi sinyal bahwa pemerintah tidak berhenti pada pemberian bonus. Pembinaan usia dini disebut sebagai fondasi untuk menjaga pasokan atlet berprestasi di masa depan.

Bagi para atlet yang baru saja diganjar bonus, apresiasi finansial ini menjadi modal untuk melanjutkan karier sekaligus motivasi menuju ajang berikutnya. Pemerintah berharap prestasi di Asian Games dan Asian Para Games menjadi titik tolak, bukan puncak terakhir.

Reporter: Zulfikar Ahmad
Sumber: sport.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top