BALI — Bethenny Frankel tengah merampungkan peluncuran Bethenny Media, perusahaan yang ia sebut sebagai media, konten, merek, dan dagang terintegrasi. Lewat rangkaian unggahan di LinkedIn, bintang reality TV itu mengonfirmasi perekrutan sejumlah eksekutif senior, termasuk mantan petinggi dari perusahaan milik Reese Witherspoon, Hello Sunshine. Langkah ini disebut sebagai evolusi dari BB Endeavors, rumah bagi berbagai bisnis dan merek yang ia bangun selama ini.
Bethenny Media bukan sekadar nama baru. Frankel menyebut perusahaan ini sebagai model hiburan direct-to-consumer yang ia rancang selama bertahun-tahun, dengan struktur ramping, cepat, dan berorientasi komersial. Ia menegaskan bahwa Bethenny Media adalah tempat konten dan merek bertemu dalam satu atap.
Frankel mengonfirmasi Carina Titone sebagai chief operations officer. Titone sebelumnya menjabat vice president dan head of licensing and partnerships di Hello Sunshine, perusahaan milik Reese Witherspoon. Menurut profil LinkedIn-nya, ia sudah bergabung dengan Frankel sejak Februari 2026.
Posisi brand and creative director diisi Larissa Bachman. Ia datang setelah hampir lima tahun menjabat creative director di Conair. Titone menyebut tim yang dirakit sengaja menggabungkan talenta dari dunia hiburan, media, merek konsumen, dagang, dan hukum.
Frankel menyebut sebagian pendekatan mereka sebagai "advertainment". Perusahaan ini bekerja langsung dengan merek-merek besar dunia dan para pendirinya, mencakup sektor kecantikan, makanan, fesyen, perjalanan, hunian, real estate, hingga wellness. Mereka juga menggandeng kreator top untuk mengeksekusi visi masing-masing.
Yang membedakan, kata Frankel, adalah kecepatan, kelincahan, dan kemampuan menciptakan advertainment dalam satu atap. Prosesnya berjalan dari penggalian ide, penyusunan kemitraan, produksi konten, sampai amplifikasi pesan ke skala global.
Salah satu merek yang jadi fokus adalah Supermodel, yang lahir dari konten viral "supermodel snacks" di TikTok. Merek ini berkembang menjadi pop-up Supermodel Café dan kini diperluas ke lini licensing, retail, makanan, kecantikan, fesyen, serta experiential.
Langkah tersebut mengingatkan pada kesuksesan Skinnygirl, perusahaan yang ia dirikan bersama dan kini dijalankan sebagai bisnis lisensi. Di bawah bendera Bethenny Media juga ada The Core, komunitas kencan eksklusif berbayar.
Frankel punya 3,4 juta pengikut di TikTok. Ia dikenal lewat ulasan jujur dan blak-blakan soal produk obat-obatan, bahan makanan, makanan pesan antar, hingga barang fesyen mewah. Gaya bicaranya yang tanpa basa-basi membuatnya jadi salah satu influencer paling dicari.
Dalam wawancara di podcast Aspire milik Emma Grede, ia menyebut pendapatan dari brand deal mencapai lebih dari 20 juta dolar AS per tahun. "Itu puluhan juta dolar," ujarnya. "Belum termasuk bisnis lain, properti, dan lisensi saya. Kita bicara soal 20 juta dolar lebih."
Dengan portofolio yang mencakup konten, dagang, lisensi, dan kepemilikan ekuitas, Bethenny Media menempatkan Frankel bukan hanya sebagai wajah di depan kamera, melainkan sebagai pemilik struktur bisnis yang menopangnya.