6 Drama Korea Berlatar Akhir 1800-an yang Wajib Ditonton

Penulis: Bayu Nugroho  •  Sabtu, 10 Oktober 2026 | 06:18:01 WIB
Drama Korea berlatar akhir 1800-an menawarkan konflik politik dan romansa di tengah penjajahan.

BALI — Drama Korea berlatar sejarah akhir 1800-an hingga awal 1900-an menawarkan cerita yang jauh dari kisah cinta modern biasa. Setting masa penuh pergolakan itu menghadirkan konflik politik, perjuangan hidup, dan romansa yang membara di tengah tekanan penjajahan. Berikut enam judul yang bisa jadi tontonan berikutnya.

Drama Korea bertema sejarah punya daya tarik sendiri. Selain kisah cintanya, penonton diajak menyelami kehidupan masyarakat, intrik kekuasaan, sampai perjuangan tokoh-tokohnya di masa sulit.

1. Mr. Sunshine

Drama ini mengikuti seorang anak laki-laki dari keluarga asisten rumah tangga yang pergi ke Amerika Serikat saat ekspedisi AS ke Korea tahun 1871. Ia kembali ke tanah kelahirannya sebagai perwira marinir AS dan jatuh cinta pada putri seorang bangsawan.

Di saat yang sama, ia menemukan rencana pasukan asing untuk menjajah Korea. Drama ini dibintangi Lee Byung Hun, Kim Tae Ri, dan Yoo Yeon Seok, dengan rating 8,8/10 di MyDramaList. Tayang di Netflix dengan total 24 episode.

2. Tale of the Nine-Tailed 1938

Lee Yeon (Lee Dong Wook) tak sengaja kembali ke masa lalu sekitar tahun 1938 dan bertemu Ryu Hong Ju (Kim So Yeon), mantan roh penjaga gunung yang kini jadi pemilik restoran mewah di Gyeongseong. Ia juga berjumpa adiknya, Lee Rang.

Cheon Mu Yeong, yang dulu sahabatnya, justru berbalik jadi musuh. Lee Yeon berusaha keras kembali ke masa kini demi orang yang dicintainya. Ratingnya 8,7/10 di MyDramaList, tayang di Prime Video sebanyak 12 episode.

3. Bridal Mask

Berlatar tahun 1930-an, drama ini menceritakan Gang Too (Joo Won), perwira Korea ambisius yang bekerja untuk penjajah Jepang demi mengangkat derajat keluarganya dari kemiskinan. Ibunya tidak setuju dengan pilihan itu.

Seorang sosok misterius bernama Topeng Pengantin selalu menghalangi jalannya, melindungi rakyat dari penindasan penjajah. Pertemuan tak terduga dengan Topeng Pengantin mengubah masa depan Gang Too dan sejarah bangsanya. Rating 8,5/10, 28 episode, bisa ditonton di Google Play TV.

4. Pachinko

Drama ini mengikuti perjalanan sebuah keluarga imigran Korea selama empat generasi. Mereka meninggalkan tanah kelahiran demi bertahan hidup, membangun kehidupan baru, dan meraih masa depan yang lebih baik.

Berlatar tahun 1930-an, Pachinko dibintangi Kim Min Ha, Youn Yuh Jung, Jin Ha, dan Lee Min Ho. Ratingnya 8,4/10 di MyDramaList dengan 8 episode, tayang di Apple TV+ dan Google Play TV.

5. Gyeongseong Creature

Jang Tae Sang (Park Seo Jun), pria cerdas dan menawan di Bukchon, Gyeongseong, bertemu Yoon Chae Ok (Han So Hee), seorang todugun ahli mencari orang hilang. Chae Ok datang ke Gyeongseong untuk mencari ibunya yang hilang sepuluh tahun.

Keduanya bekerja sama mengungkap kasus misterius yang membawa mereka pada kebenaran mengerikan. Tae Sang mulai mempertanyakan hidupnya, sementara Chae Ok menghadapi masa lalunya. Rating 8,4/10, 10 episode, tayang di Netflix.

6. Hymn of Death

Kim Woo Jin (Lee Jong Suk), penulis drama panggung saat Korea di bawah pendudukan Jepang, jatuh cinta pada Yun Shim Deok (Shin Hae Sun) meski sudah menikah. Shim Deok adalah soprano Korea pertama yang merekam lagu The Hymn of Death pada 1926.

Kisah cinta keduanya berakhir tragis, menjadikan drama ini salah satu yang paling menyayat hati di antara drama bertema sejarah.

Enam drama Korea ini menghadirkan potret akhir 1800-an hingga awal 1900-an dari berbagai sudut pandang. Pilih sesuai selera, dari romansa di tengah perang sampai thriller bertema monster.

Reporter: Bayu Nugroho
Sumber: haibunda.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top